Iklan
LATEST TWEET

John Cena Batal Maju Sebagai Cagub, 4000 warga DKI nyatakan diri golput di Pilkada

September 26, 2016       Megapolitan, Pilgub DKI2014, Politik      
Pegulat John Cena dikabarkan sempat menjadi calon kuat untuk pilkada DKI Jakarta, dan memiliki pendukung fanatik. Namun, pengajuan dirinya sebagai cagub ditolak oleh KPU dengan alasan kewarganegaraan. Para pendukung mengatakan bahwa Cena bisa menjadi gubernur yang baik karena bisa menjadi tidak terlihat sehingga bisa lebih baik dalam mengawasi para pejabat dan staff pemprov DKI. (photo courtesy straittimes.com)

Pegulat John Cena dikabarkan sempat menjadi calon kuat untuk pilkada DKI Jakarta, dan memiliki pendukung fanatik. Namun, pengajuan dirinya sebagai cagub ditolak oleh KPU dengan alasan kewarganegaraan. Para pendukung mengatakan bahwa Cena bisa menjadi gubernur yang baik karena bisa menjadi tidak terlihat sehingga bisa lebih baik dalam mengawasi para pejabat dan staff pemprov DKI. (photo courtesy straittimes.com)

 

JAKARTA, POS RONDA – Sebanyak empat ribu warga memutuskan untuk golput atau tidak memilih di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 mendatang. Mereka mengaku kecewa karena idolanya, John Cena, tidak lolos dari seleksi administratif sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

Nama John Cena sempat muncul ke permukaan sebagai salah satu cagub setelah hasil polling yang dilakukan oleh fanpage Kompas.com 20 September lalu menempatkan pegulat tersohor itu di urutan teratas sebagai pilihan responden untuk menjadi cagub DKI, mengalahkan arwah gorila Harambe dan juga gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama.

Lebih dari empat ribu pendukung John Cena sempat mengalami euforia dan bahkan dilaporkan telah membentuk partai politik baru, Partai Banting Suplex Indonesia (BANSUPI), untuk mengusung Cena sebagai cagub. Partai BANSUPI bahkan juga ingin menggandengkan Cena dengan Harambe sebagai wakil gubernur. Namun, euforia tersebut berubah menjadi kekecewaan saat KPU DKI Jakarta menolak pendaftaran Cena-Harambe sebagai pasangan cagub dan cawagub dengan alasan kewarganegaraan, sebuah kasus yang kurang lebih sama ketika Bill Gates sempat digadang-gadang untuk menjadi calon wakil presiden Indonesia tahun 2014 lalu.

“Terus terang kami sangat kecewa, dan akan mengajukan tuntutan. Kami bahkan sudah merencanakan mengubah nama Harambe jadi Halalbe supaya lebih bisa diterima masyarakat Jakarta. Untuk masalah John Cena, kenapa tidak diberikan kesempatan? Dia itu seperti superhero, mau dibanting dan dipukuli seperti apapun akhirnya tetap menang,” ujar sekretaris jenderal Partai BANSUPI, Kris Benoa.

Untuk menggugat keputusan KPU, Kris dan beberapa rekannya tengah menyusun makalah sepanjang 100 halaman mengenai mengapa John Cena pantas menjadi gubernur DKI. Salah satunya adalah kemampuan laten Cena untuk menjadi tidak terlihat, sehingga bisa mengawasi para pejabat dan staff di balai kota dengan lebih efektif. Alasan lain adalah kepraktisan, di mana jika ada pejabat, staff pemprov, atau anggota DPRD tertangkap tangan melanggar peraturan, dapat langsung dibanting oleh Cena dengan menggunakan Attitude Adjustment agar menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Pengamat politik dari Indopolitika Analysis Centre (IAC), Mahendra Mirsyard, menanggapi  pergerakan PBSI sebagai bentuk kematangan warga dalam berpolitik. Meskipun menurutnya ide dari PBSI cukup absurd, namun ini menunjukkan masih adanya kekecewaan masyarakat terhadap para pasangan cagub-cawagub dengan alasannya sendiri-sendiri, sehingga mereka membutuhkan sosok super seperti John Cena untuk menjadi gubernur. Bahkan keinginan untuk menjadikan arwah Harambe menjadi wakil gubernur menunjukkan bahwa terkadang, ras non-manusia yang sudah meninggal pun secara politik jauh lebih terhormat dibandingkan politisi manusia yang masih hidup.

“Akan tetapi, saya rasa kita harus menghormati cara yang ditempuh BANSUPI. Mereka memilih untuk menggugat dan mengekspresikan kekecewaan mereka dengan cara yang baik dan intelektual. Ini jauh lebih baik dibandingkan  merusak fasilitas umum ataupun menyebarkan hoax dan informasi palsu di media sosial. Masih ada waktu cukup lama hingga Pilkada nanti, jadi masih ada kesempatan bagi para pasangan cagub-cawagub untuk menarik hati 4000 orang lebih itu.” tutup Mahendra.

Hingga artikel terbit, belum ada tanggapan resmi dari John Cena mengenai hal ini. Lebih tepatnya, Cena tidak kunjung terlihat sehingga tidak dapat dimintai pernyataan. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by

12 Responses

  • Dick's out for harambe

    on September 26, 2016, 09:08:03

    Madness!!! LOL XDDDD

    Reply to Dick's
  • Edwin Wijaya

    on September 26, 2016, 11:03:34

    GOBLOK WKAOKWOKAOKWOK

    Reply to Edwin
    • Farid W Fadhil

      on September 26, 2016, 12:02:49

      Wadoh KUKIJI LAA

      Reply to Farid
  • Anderteker

    on September 26, 2016, 11:47:36

    Buset PARTAI BANTING SUPLEX INDONESIA wkwkwkwkwk

    Reply to Anderteker
  • Kasbonoa

    on September 26, 2016, 12:08:46

    Bangke, “Kris Benoa”…. baru nyadar gua

    Reply to Kasbonoa
  • Divian

    on September 26, 2016, 12:28:43

    :v gblk..wkakakaka

    Reply to Divian
  • pdstrian.com

    on September 26, 2016, 13:22:55

    Mantap bro ide situsnya semoga sukses. 😀

    Reply to pdstrian.com
  • Wandy

    on September 27, 2016, 02:38:47

    Wkwkwkwkw.. lumayan menghibur. Btw om, itu partainya kan disingkatnya BANSUPI. kok ada ditulisnya jd PBSI? Kurang konsisten nih

    Reply to Wandy
  • Pedro Lambert

    on October 3, 2016, 09:00:43

    ZEEEEB

    Reply to Pedro
  • Jerk

    on October 21, 2016, 01:57:05

    Mangstaaap
    Tanpa mas cenaa, jakarta bukan apa2

    Reply to Jerk
  • yonatankarya

    on October 21, 2016, 12:01:49

    a d m i n s e m i o t i k a a d i l u h u n g 1 9 4 5 sama +truno pambudi batal juga nih?

    Reply to yonatankarya
  • The Biker Stig

    on November 10, 2016, 13:41:26

    *putar soundtrack john cena di sini

    Reply to The


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS