Iklan
LATEST TWEET

LCS Memanas, Negara-Negara Tambah Kekuatan Militer Untuk Berburu Pokemon

July 14, 2016       Internasional, Politik, z_Editor's Choice      
Angkatan Laut Republik Rakyat China diperkirakan segera menambah jumlah armadanya di Laut China Selatan (LCS) untuk menggelar operasi penangkapan Pokemon. Informasi ini dipublikasikan oleh situs StrategicInsider.net yang mendapatkan bocoran dokumen rahasia dari dinas intelejen militer Inggris Raya, MI-6. Hal ini diperkirakan justru akan menambah ketegangan di LCS seiring dengan penolakan RRC atas keputusan pengadilan arbitrase internasional yang memenangkan gugatan Filipina. (photo courtesy popularmechanics.com)

Angkatan Laut Republik Rakyat China diperkirakan segera menambah jumlah armadanya di Laut China Selatan (LCS) untuk menggelar operasi penangkapan Pokemon. Informasi ini dipublikasikan oleh situs StrategicInsider.net yang mendapatkan bocoran dokumen rahasia dari dinas intelejen militer Inggris Raya, MI-6. Hal ini diperkirakan justru akan menambah ketegangan di LCS seiring dengan penolakan RRC atas keputusan pengadilan arbitrase internasional yang memenangkan gugatan Filipina. (photo courtesy popularmechanics.com)

MANILA, POS RONDA – Dikabulkannya gugatan Filipina terhadap klaim Republik Rakyat China (RRC) atas Laut China Selatan (LCS) ternyata tidak akan mengurangi ketegangan di perairain tersebut dalam waktu singkat. Situs whistleblower aktivitas intelejen, StrategicInsider.net, mengungkap bahwa negara-negara yang terlibat dalam sengketa LCS akan menggelar tambahan kekuatan militer untuk memperebutkan hak menangkap spesies-spesies Pokemon yang berada di wilayah tersebut.

Informasi tersebut berasal dari teks dokumen milik dinas intelejen militer Inggris Raya, Secret Intelligence Service, atau yang lebih dikenal publik dengan nama MI-6. Dokumen rahasia tersebut bocor dan kemudian dipublikasikan oleh Strategic Insider dalam sebuah artikel berjudul “Heating up: Countries to bolster naval strength in South China Sea to capture Gyarados”. Gyarados adalah salah satu spesies Pokemon tipe air yang berhabitat di lautan.

Setelah dengan tegas menolak hasil dan keputusan pengadilan internasional tersebut, angkatan laut RRC diperkirakan akan segera menempatkan kapal-kapal perang tambahan untuk memperkuat posisinya di LCS. Langkah ini juga bertujuan untuk mempercepat survei dan penyusunan strategi penangkapan Pokemon. Dokumen ini juga menjelaskan salah satu tujuan sebenarnya militer RRC membangun pulau-pulau buatan di LCS adalah pembentukan formasi untuk membatasi pergerakan Pokemon yang diincar.

Tidak ingin kalah, negara-negara Asia Tenggara seperti Vietnam dan Filipina juga berencana menambah kekuatan lautnya untuk mengimbangi armada perburuan Pokemon dari RRC. Belum diketahui secara pasti apa tujuan perburuan Pokemon di LCS, namun para pejabat militer di masing-masing negara tergiur oleh potensi beberapa spesies Pokemon yang dikabarkan mampu meningkatkan kekuatan industri dan militer yang bisa memanfaatkannya.

We want to be the very best, like no country ever was,” ungkap salah seorang pejabat militer RRC seperti diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dalam dokumen tersebut.

Analis intelejen asal Filipina, Braulio Devon Tamayo, mengatakan bahwa validitas dokumen tersebut cukup tinggi karena sesuai dengan apa yang selama ini diduga oleh dirinya dan rekan-rekannya. Pemanfaatan Pokemon sebagai kekuatan militer dan industri memang digadang-gadang sebagai masa depan dunia di kalangan pakar dan praktisi militer. Hanya saja, potensi ini belum disadari oleh publik secara global.

“Cepat atau lambat, perburuan Pokemon oleh militer pasti akan terjadi, demikian pula dengan konfliknya. Hanya kami pada awalnya tidak menyangka ini terjadi di Laut China Selatan. Harus diakui, segi analisis potensi, penggunaan Pokemon tipe air untuk kepentingan militer memang menggiurkan karena penguasaan sumber daya laut adalah prioritas baik bagi negara-negara maju maupun berkembang,” paparnya saat diwawancara oleh POS RONDA di kediamannya di Manila, pagi ini (14/7).

Tamayo menjelaskan bahwa ada beberapa spesies Pokemon tipe air yang dapat menjadi senjata militer. Gyarados, misalnya, merupakan kekuatan destruktif yang berpotensi menjadi senjata pemusnah massal. Spesies lain seperti Clawitzer dapat bermanfaat sebagai unit artileri kelautan, sementara Sharpedo merupakan masa depan peperangan di bawah permukaan laut, dan Swampert bisa menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur kelautan. Yang paling berbahaya adalah Palkia yang diinginkan karena kemampuannya menghasilkan kekuatan antimateri dan antispatial.

Untuk wilayah LCS dan sekitarnya, Gyarados adalah spesies paling umum. Selain Gyarados, spesies yang diincar kemungkinan besar adalah Kyogre yang dapat memindai sumber daya mineral di laut dalam. Meski demikian, perburuan Kyogre sangat sulit karena habitat yang diketahui berada di titik dalam Palung Mariana.

“Maka yang mengincar tidak hanya China dan negara-negara Asia Tenggara saja. Dari informasi yang beredar, Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan berencana membentuk armada bersama untuk menangkap Pokemon dan mengimbangi perburuan oleh China di Lautan Pasifik,” ungkapnya mengakhiri wawancara. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by

One Respond

  • Stapanov

    on August 4, 2016, 03:51:10

    Haha.. pencarian pokemon sampai menggunakan armada segala.
    tapi keren lah, apalagi perburuan mencari Gyarados.

    Reply to Stapanov


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS