Iklan
LATEST TWEET

Cegah Sabotase, Pemprov DKI Disinyalir Siapkan Pencarian Kapal Selam di Gorong-gorong

April 25, 2016       Megapolitan, z_Featured      
Setelah ditemukannya sebuah kano yang menyumbat gorong-gorong di Jalan Gatot Subroto beberapa waktu lalu (17/4), Pemprov DKI Jakarta mensinyalir keberadaan kapal selam misterius yang beroperasi di gorong-gorong ibukota, dan akan melangsungkan proses pencarian menyeluruh. (photo courtesy military.com)

Setelah ditemukannya sebuah kano yang menyumbat gorong-gorong di Jalan Gatot Subroto beberapa waktu lalu (17/4), Pemprov DKI Jakarta mensinyalir keberadaan kapal selam misterius yang beroperasi di gorong-gorong ibukota, dan akan melangsungkan proses pencarian menyeluruh. (photo courtesy military.com)

JAKARTA, POS RONDA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta disinyalir akan segera melakukan pencarian kapal selam di gorong-gorong ibukota untuk mencegah terjadinya kembali apa yang sempat disebut sebagai sabotase penyebab banjir dan air tergenang. Langkah ini kemungkinan besar diambil sebagai reaksi terhadap ditemukannya sebuah kano dalam gorong-gorong di sekitar Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu (17/4).

Rencana tersebut dikemukakan oleh Kepala Sub-bidang Pertahanan Gorong-gorong Pemprov DKI Jakarta, Haris Pantoding, berkenaan dengan serangkaian peristiwa yang menyebabkan terjadinya banjir dan genangan air di Jakarta beberapa tahun terakhir ini.

“Kami tengah menyusun gugatan hukum terhadap kano untuk menyusul kulit kabel beberapa waktu lalu. Tuduhannya sabotase sehingga menyebabkan banjir, air tergenang, dan gorong-gorong terhambat. Kami mencurigai adanya kapal selam milik pihak tidak dikenal yang beroperasi di gorong-gorong Jakarta, memata-matai kondisi dengan tujuan menjatuhkan citra Pemprov dalam usaha mengatasi banjir dan kemacetan,” ujarnya saat menjelaskan kepada pers di Balaikota DKI Jakarta, pagi ini (25/4).

Haris menganggap bahwa Pemprov tidak mungkin bersalah karena dirinya merasa kinerja gubernur dan para rekannya selama ini sudah baik termasuk dalam proses pelaporan dan reaksi. Oleh karena itu, setiap terjadinya hal yang tidak diinginkan oleh warga sudah pasti merupakan sabotase dari pihak lain yang ingin merongrong kewibawaan Pemprov DKI, baik dengan ada maupun tidaknya bukti konkrit. Ia juga merujuk kepada peristiwa di tahun lalu saat sekelompok kardus akhirnya menyerahkan diri ke kepolisian dan mengaku sebagai penyebab banjir di Balaikota.

Ia mengakui bahwa memang titik terlemah di Jakarta merupakan gorong-gorong. Lokasinya yang berada di bawah permukaan tanah serta kondisinya yang berair, berlumpur, dan gelap dinilai kondusif untuk melakukan operasi senyap menggunakan kapal selam. Pemprov dalam waktu singkat akan berada dalam kondisi siaga penuh.

“Jelas dong, kita harus waspada dengan yang namanya musuh di gorong-gorong. Sekarang kano, dan kami yakin juga ada kapal selam, lalu siapa yang menjamin nantinya di gorong-gorong tidak ada kaiju? Kalau tiba-tiba Godzilla muncul dari gorong-gorong terus jadi macet ‘kan bete kita nanti. Belum kalau ketambahan Komo. Kami tidak menganulir kemungkinan ada komodo juga lho di bawah sana,” papar Haris.

Mengakhiri pernyataannya, Haris memberikan konfirmasi bahwa Pemprov DKI tengah menyiapkan sumber daya guna melatih tim khusus untuk mencari kapal selam di gorong-gorong. Tim ini diperkirakan dapat menjalankan fungsinya secara penuh bulan depan. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS