Iklan
LATEST TWEET

Ingin Saingi ‘Angry Birds’, Developer Game Kembangkan ‘Angry Taxi’

March 23, 2016       Ekonomi & Bisnis, z_Hot Stuff      
Pengembang game asal Singapura, Goblox Developments, berencana menggarap proyek baru berjudul Angry Taxi. Game ini diharapkan mampu menyaingi Angry Birds. Menariknya, tim Goblox mengaku bahwa mereka terinspirasi dari unjuk rasa para pengemudi angkutan umum dan taksi di Jakarta kemarin (22/3). (picture edited by POS RONDA)

Pengembang game asal Singapura, Goblox Developments, berencana menggarap proyek baru berjudul Angry Taxi. Game ini diharapkan mampu menyaingi Angry Birds. Menariknya, tim Goblox mengaku bahwa mereka terinspirasi dari unjuk rasa para pengemudi angkutan umum dan taksi di Jakarta kemarin (22/3). (picture edited by POS RONDA)

SINGAPURA, POS RONDA – Pengembang permainan digital asal Singapura menyatakan akan menggeluti proyek game terbaru yang berjudul Angry Taxi. Lead developer Goblox Developments, Gary Thee, mengakui bahwa ide untuk proyek terbarunya ini berasal dari game Angry Birds dikombinasikan dengan unjuk rasa para pengemudi angkutan umum, terutama taksi, di Jakarta kemarin (22/3).

Ia menjelaskan bahwa proyek Angry Taxi masih berada dalam tahap awal untuk pembentukan konsep. Namun, idenya begitu kuat sehingga tim Goblox diperkirakan tidak akan mengalami permasalahan berarti.

“Premis dari Angry Taxi kurang lebih senada dengan Angry Birds, namun burung diganti oleh taksi. Bedanya, Anda bisa memilih pihak mana yang akan dimainkan. Dari konsep awal, ada empat fraksi utama, yaitu taksi konvensional, taksi aplikasi jejaring, taksi motor, serta mobil sewaan. Setelah memilih warna kendaraan, Anda bisa menentukan sendiri siapa lawan yang akan dihadapi,” ujar Thee menjelaskan proyek barunya di markas Goblox di Singapura, pagi ini (23/3).

Setiap fraksi akan memiliki kemampuan khusus. Tanpa menjelaskan lebih lanjut secara detail, taksi konvensional memiliki keahlian bernama ‘status quo’, taksi aplikasi jejaring memiliki ‘rule bending’, taksi motor memiliki ‘grey area’, dan mobil sewaan memiliki ‘guerilla’.

Seperti Angry Birds, pemain akan dapat melontarkan taksi-taksinya dengan ketapel raksasa untuk menghancurkan pool taksi lawan. Angry Taxi memberikan fitur tambahan berupa item atau benda-benda yang dapat diberikan kepada pengemudi taksi yang akan dilontarkan. Item tersebut bisa berupa senjata seperti parang, clurit, atau pedang katana, atau berbentuk pendukung seperti handuk kecil untuk mengelap keringat dan mencegah stamina turun terlalu drastis.

Thee juga mengatakan bahwa akan ada bonus mode untuk Angry Taxi. Dalam mode permainan ini, seluruh fraksi beserta fraksi bonus (namun tidak dapat dimainkan) berupa transportasi publik dan kendaraan umum akan diadu dalam sebuah arena dan saling menghancurkan hingga tersisa satu pemenang. Dalam konsep permainannya, ini mirip dengan game Destruction Derby yang dirilis tahun 1999 lalu.

“Bagi saya justru ini yang paling menarik karena bisa multiplayer. Jadi pada saat Anda saling menghancurkan, akan ada grafik yang mengukur angka taruhan yang mendukung Anda maupun lawan. Lalu pada saat permainan, Anda juga bisa melihat di tempat duduk VIP arena ada para pengusaha taksi, transportasi, dan pejabat pemerintah yang menonton dan justru bercengkerama satu sama lain sembari menonton para driver bawahan mereka saling menghancurkan di arena. Saya rasa fitur ini cukup baik untuk meningkatkan semangat gamer,” paparnya lebih lanjut.

Angry Taxi akan memasuki masa pengembangan bulan depan dan diperkirakan early access-nya akan siap sekitar enam bulan lagi, dan akan tersedia untuk PC, Android, dan iOS. Thee optimis bahwa Angry Taxi akan dibandrol dengan harga yang sangat terjangkau dan mencapai penjualan lebih dari satu milyar unduhan. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

 

 

 

Iklan

Shaka

Other posts by

One Respond

  • Sewa Proyektor

    on April 5, 2016, 14:39:36

    wkwkk,,, ini sih nyindir unjuk rasa yg berujung anarkis dari BlueBird Taxi. bisa aja nih TS bikin beritanya. Khayalan tingkat tinggi

    Reply to Sewa


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS