Iklan
LATEST TWEET

Hemat Anggaran, DPR-RI Disarankan Ganti Bus Mercy dengan Odong-odong

March 07, 2016       Ekonomi & Bisnis, Politik, z_Editor's Choice      
Reka konsep odong-odong Autodong D'Odong yang akan diproduksi oleh PT. Autodong Prima Indonesia. Pendiri Autodong, Boris Alfian Primandi, menawarkan kepada DPR-RI untuk membeli produknya menggantikan bus Mercedes-Benz yang baru dibeli oleh lembaga legislatif tersebut untuk meninjau pasar tradisional. (photo courtesy of kaskus.co.id, coconuts.co, terkininews.com, edited by POS RONDA)

Reka konsep odong-odong Autodong D’Odong yang akan diproduksi oleh PT. Autodong Prima Indonesia. Pendiri Autodong, Boris Alfian Primandi, menawarkan kepada DPR-RI untuk membeli produknya menggantikan bus Mercedes-Benz yang baru dibeli oleh lembaga legislatif tersebut untuk meninjau pasar tradisional. (photo courtesy of kaskus.co.id, coconuts.co, terkininews.com, edited by POS RONDA)

JAKARTA, POS RONDA – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) disarankan menjual bus barunya yang bermerk Mercedes-Benz untuk diganti dengan odong-odong. Saran ini disampaikan oleh Boris Alfian Primandi, pendiri dan CEO dari PT. Autodong Prima Indonesia, perusahaan start-up baru asal Indonesia yang bergerak di bidang penelitian dan produksi odong-odong.

Boris berpendapat bahwa bus baru itu kurang cocok untuk dijadikan sebagai alat transportasi untuk melakukan monitor dan sidak pasar tradisional, seperti yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPR-RI, Agus Hermanto.

“Bisa saja beberapa anggota komisi ingin melihat pasar tradisional, bagaimana masalah harga, apa dampak kenaikan harga BBM. Kalau busnya jelek, nanti enggak enak kalau mogok di jalan,” ujar Agus saat dikutip oleh kompas.com bulan Januari lalu.

Agar para anggota DPR terlihat lebih merakyat saat mengunjungi pasar tradisional, Boris menyebutkan bahwa seharusnya mereka menggunakan odong-odong yang merupakan sarana transportasi kekinian di kantong-kantong kampung ibukota dan sekitarnya.

“Yang paling penting adalah odong-odong ini jauh lebih hemat dari segi harga dan perawatan dibandingkan bus-bus eksekutif yang besar itu. Lagipula, odong-odong jauh lebih fleksibel dan tidak terlalu mencolok perhatian saat akan melakukan sidak ataupun blusukan ke pasar tradisional. Masa iya judulnya blusukan tapi kendaraannya mentereng seperti itu?” ujar Boris di kantor Autodong, Jakarta, pagi ini (7/3).

Meski demikian, pihaknya tidak mengesampingkan kenyamanan. Mengingat para penumpang odong-odong produksinya adalah anggota legislatif, pihaknya juga menempatkan beberapa fasilitas yang sesuai untuk menunjang kinerja.

“Tentu saja desain odong-odong kami lebih inovatif. Kita tidak memungkiri bahwa anggota DPR pasti butuh fasilitas ekstra. Maka, untuk versi odong-odong khusus VIP, akan ada embedded modem, jadi bisa internetan dengan wifi. Selain itu, ada fitur Disciplinarian GPS yang mampu memastikan odong-odong itu sampai ke tempat tujuan tepat waktu dan tidak melenceng dari apa yang sudah dijadwalkan. Namun sayangnya memang belum ada kamar mandi di dalam odong-odong karena keterbatasan ruang, tapi untuk setiap pembelian produk kami, nanti mendapat bonus setengah lusin pispot secara cuma-cuma,” tambahnya.

Odong-odong untuk konsumen kelas VIP ini nanti akan diberi nama Autodong D’Odong dan mampu menampung sembilan penumpang. Boris juga menekankan bahwa kendaraan ini lebih ramah lingkungan, karena akan menggunakan panel surya untuk dipasang di atap. Selain itu, terdapat beberapa panel lantai D’Odong yang dapat dibuka, jadi sehingga pada saat penumpang ingin berolahraga, odong-odong ini bisa dijalankan dengan tenaga kaki seperti mobil purba dalam serial Flintstones.

“Kami memahami bahwa kesehatan itu penting, terutama bagi anggota DPR. Kalau mereka tidak fit, bagaimana mungkin bisa menjalani jadwal yang berat untuk mewakili konstituennya? Oleh karena itu D’Odong kami buat fleksibel. Selain menggunakan bensin dengan cadangan dinamo listrik dan panel surya, tersedia juga panel tenaga kaki. Odong-odong adalah pilihan cerdas bagi para anggota legislatif, karena selain sebagai alat transportasi juga bisa sebagai alat fitness,” paparnya lebih lanjut.

Boris menyatakan bahwa prototipe pertama dari Autodong D’Odong akan rampung tiga bulan lagi, dan diproyeksikan masuk ke dalam tahap produksi massal pada akhir tahun. Pihaknya juga telah memberikan proposal penawaran odong-odong produksinya kepada para pimpinan DPR, dan berharap akan mendapatkan jawaban yang positif bulan depan. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by

One Respond

  • keong darat

    on May 9, 2016, 03:54:13

    Naek odong nya sambil ngedot yee biar kayak bayi 😂😂

    Reply to keong


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS