Iklan
LATEST TWEET

Pacu Adrenalin, Penyedia Layanan Internet Kenalkan Perubahan Aturan Tiap Bulan

February 11, 2016       Ekonomi & Bisnis, z_Hot Stuff      
Penyedia layanan internet GemBELKOM menyatakan akan mengubah aturan penggunaan bagi pelanggan di setiap bulan. Ini ditujukan untuk memacu adrenalin para pelanggan agar otot jantung mereka menjadi lebih kuat. (pic by POS RONDA)

Penyedia layanan internet GemBELKOM menyatakan akan mengubah aturan penggunaan bagi pelanggan di setiap bulan. Ini ditujukan untuk memacu adrenalin para pelanggan agar otot jantung mereka menjadi lebih kuat. (pic by POS RONDA)

JAKARTA, POS RONDA – Penyedia jasa komunikasi PT. G.E.M. Bell Telekomunikasi Nusantara atau yang lebih dikenal dengan jenama GemBELKOM memperkenalkan konsep baru untuk layanan internetnya, yakni dengan mengubah peraturan penggunaan setiap bulannya.

Keputusan ini diambil oleh dewan direksi GemBELKOM untuk menjaga agar layanan mereka tetap kompetitif, modern, dan kekinian, yakni dengan memasukkan unsur ketidakpastian dan ketegangan yang dianggap dapat berpengaruh terhadap kesehatan hormon adrenalin para pelanggannya.

Corporate Communication Director GemBELKOM, Jomi Kusnandar, menjelaskan bahwa konsep ini merupakan penerjemahan dari slogan perusahaan yang selama ini menjadi prinsip kerja dan sikap mereka kepada konsumen dan pelanggan, yaitu ‘Your world is in our hand’.

“Kehidupan ini penuh dengan ketidakpastian. Oleh karena itu kami berupaya untuk mendekatkan diri kepada kehidupan para pelanggan kami yang penuh ketidakpastian. Makanya, kami membuat aturan penggunaan kami menjadi tidak pasti juga dan berubah dari bulan ke bulan,” ujar Jomi di kantor pusat GemBELKOM di Jakarta kepada para wartawan, pagi ini (11/2).

Jomi menilai bahwa kebijakan ini sehat untuk para pelanggannya, karena bisa melatih kekuatan otot jantung. Dengan perubahan aturan tiap bulan, maka pelanggan akan dilatih untuk kaget melihat perubahan yang ada. Lama-kelamaan, kinerja otot jantung pelanggan diharapkan semakin kuat.

Ia melanjutkan, perubahan bulanan itu bisa berupa apa saja. Mulai dari plafon Fair Play Usage (FUP) yang naik-turun, penghapusan channel TV kabel, hingga besaran tagihan yang acak. “Dengan ketidakpastian layanan dan tagihan, GemBELKOM menawarkan sport jantung dan petualangan adrenalin yang tidak tersaingi sehingga menjadi bagian dari customer’s experience yang tidak akan terlupakan.”

Selain itu, Jomi mengatakan bahwa pihaknya juga akan mempererat ikatan antara GemBELKOM dan para pelanggannya. Dalam setiap pembuatan kontrak baru atau perpanjangannya, GemBELKOM akan memperoleh hak untuk masuk ke dalam kehidupan pelanggannya, seperti menentukan situs apa saja yang dapat dikunjungi, membatasi saluran di TV kabel, hingga menentukan siapa saja yang dapat di-swipe ke kiri dan ke kanan di Tinder.

Upaya mempererat diri ke pelanggan akan diperkuat dengan klausul penarikan rumah. Jika pelanggan ingin menghentikan layanan, maka GemBELKOM berhak untuk menarik dan menyita rumah pelanggan beserta isinya, baik mahkluk hidup maupun benda mati.

“Ini bagian dari kepedulian total kami untuk mengikatkan diri kepada pelanggan. Sesuai dengan slogan kami, ‘Your world is in our hand’, maka kami secara proaktif akan mengatur kehidupan pelanggan kami untuk kebaikan mereka juga,” tambah Jomi.

Layanan internet dari GemBELKOM juga akan mendapatkan peningkatan layanan dari triple-play menjadi quadruple-play. Sebelumnya, pelanggan mendapatkan paket yang berisi tiga layanan, yaitu telepon, TV kabel, serta layanan internet fiber. Kini, akan diperkenalkan layanan keempat berupa suplemen fiber yang terbuat dari serat lidah buaya untuk dikonsumsi. Tidak diketahui secara pasti apa manfaat dari layanan keempat ini, karena Jomi sendiri hanya menjelaskan bahwa internet dan suplemen sama-sama terbuat dari fiber, sehingga pasti berkaitan.

Saat ditanyai mengenai potensi pelanggaran etika usaha dengan kebijakan dan layanan yang ditawarkan, Jomi mengaku tidak khawatir. Menurutnya, banyak perusahaan di Indonesia yang melakukan praktek usaha yang sama. Dengan demikian, menurutnya, apa yang dilakukan oleh GemBELKOM seharusnya tidak perlu dipermasalahkan.

“Praktek usaha seperti ini sudah biasa di Indonesia, dan selama ini tidak ada tindakan apa pun. Kalau kami salah, seharusnya sudah masuk penjara kan? Tapi ini tidak. Di Indonesia memang lebih enak, karena pelanggan tidak punya kekuatan hukum yang pasti. Kami bisa lebih leluasa menentukan sendiri etika usaha GemBELKOM. Lagipula, 99% dari responden kami yang merupakan karyawan GemBELKOM, tidak keberatan dengan praktek usaha seperti itu. Mereka yang protes kemungkinan hanya tidak punya uang untuk dibelanjakan atau tidak punya rumah untuk dijaminkan. Itu saja,” jelasnya lebih lanjut.

Sambil mengakhiri konferensi pers tersebut, Jomi juga mengatakan bahwa pihaknya tengah berusaha agar GemBELKOM bisa diambil alih oleh pemerintah dan menjadi BUMN, sehingga bisa mendapat talangan dana apabila mengalami kerugian. Selain itu, ia juga menyebutkan bahwa bila disetujui menjadi BUMN, maka GemBELKOM akan mendapatkan peluang khusus untuk melakukan monopoli di bidang usaha lain dengan penghematan pengeluaran yang sangat besar di bidang pelayanan pelanggan. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by

8 Responses

  • Fandy

    on February 11, 2016, 12:49:31

    Nyaris aja gw berlangganan konektivity dari GemBELKOM bisa-bisa otot jantung ga tahan 😛

    Reply to Fandy
  • Rosid

    on February 12, 2016, 01:39:50

    Pantesan dari unlimited jadi limited (FUP), ternyata buat uji adrenalin harap-harap cemas masih fair usage atau enggak toh? 😀 #vangkehhhh

    Reply to Rosid
  • Aeza

    on February 12, 2016, 02:39:55

    …pengalaman tak terlupakan bersama GemBELKOM…

    Reply to Aeza
  • Mr_876

    on February 12, 2016, 07:07:04

    alhamdulillah udah ngupdate lagi 😀 :)

    Reply to Mr_876
  • Nico bellic

    on February 13, 2016, 05:18:08

    Wow, salam.daciat buat telkom

    Reply to Nico
  • toni

    on February 13, 2016, 10:27:56

    HA HA HA HA HA “your world is in our hand” . tambahin juga “your world on your mind” 😀

    Reply to toni
    • Pelanggan

      on February 20, 2016, 09:15:44

      Ga mungkin, disuruhnya kerja, bukan mikir.
      Kecuali punya otak

      Reply to Pelanggan
  • Jojo

    on June 29, 2016, 01:14:29

    Gak original, ngikutin Telkomvision. Channel berkurang tpi bayar naik tanpa pemberitahuan, mana udah berhenti tpi tetep kena bayar gara2 abang2 nya kelamaan ngejemput parabola di rumah.

    Reply to Jojo


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS