Iklan
LATEST TWEET

Pengembang Software Klaim Revolusi Mental Akan Berbasis Aplikasi Smartphone

June 23, 2015       Politik, z_Hot Stuff      
Revolusi mental menjadi salah satu program andalan pemerintahan Joko Widodo. Namun, hingga kini, sebagian masyarakat masih menganggap revolusi mental sebagai sesuatu yang misterius karena pemerintah belum mempublikasikan rincian dari program tersebut. Pengembang piranti lunak Randomindo Softechnologies mengklaim telah mendapatkan informasi dari sumber yang terpercaya, bahwa proyek revolusi mental akan berbentuk aplikasi telepon pintar atau smartphone. (photos from Kompasiana.com)

Revolusi mental menjadi salah satu program andalan pemerintahan Joko Widodo. Namun, hingga kini, sebagian masyarakat masih menganggap revolusi mental sebagai sesuatu yang misterius karena pemerintah belum mempublikasikan rincian dari program tersebut. Pengembang piranti lunak Randomindo Softechnologies mengklaim telah mendapatkan informasi dari sumber yang terpercaya, bahwa proyek revolusi mental akan berbentuk aplikasi telepon pintar atau smartphone. (photos from Kompasiana.com)

JAKARTA, POS RONDA – Pengembang piranti lunak (software) asal Jakarta, Randomindo Softechnologies, mengklaim bahwa pihaknya mengetahui bentuk revolusi mental yang diusung oleh pemerintahan Joko Widodo. Dalam klaimnya tersebut, Randomindo menyatakan proyek revolusi mental yang hingga kini masih misterius akan berbentuk proyek aplikasi telepon pintar atau lebih dikenal dengan smartphone.

Pernyataan ini dikemukakan oleh Harun Singh, direktur pemasaran Randomindo, kepada para wartawan di kantor Randomindo, Jakarta, pagi ini (23/6). Singh mengaku mendapatkan informasi tersebut dari sumber yang terpercaya di pemerintahan, meski tidak mau menyebutkan individunya.

“Pemerintah Indonesia tengah giat membuat semua programnya berbentuk digital sebagai bagian dari rencana besar e-government. Ini termasuk dalam program-program yang intangible atau tidak berbentuk fisik, di antaranya revolusi mental. Untuk menjangkau masyarakat dalam lingkup yang lebih luas, sumber kami mengatakan bahwa revolusi mental akan berbentuk apps untuk smartphone. Tentu saja, kami sebagai pengembang software menyambut rencana itu,” ujar Singh.

Ia menjelaskan lebih lanjut rancang bangun aplikasi revolusi mental, yang setelah selesai dikembangkan dapat diunduh untuk sistem operasi Android, iOS, Windows Phone, dan Blackberry. Berdasarkan keterangan dari sumbernya di pemerintahan, aplikasi ini akan berbentuk sebagai reminder atas sikap dan kebiasaan sehari-hari yang disesuaikan dengan konsep revolusi mental. Aplikasi ini akan mengingatkan penggunanya untuk bangun pagi, sarapan, makan siang, makan malam, dan sebagainya.

Selain itu, aplikasi revolusi mental juga bertindak sebagai pencatat koleksi kartu pengguna. Dengan berbagai macam kartu yang akan dikeluarkan oleh pemerintah, pencapaian pengguna (achievement) akan diukur berdasarkan banyaknya jenis kartu yang ia miliki. Semakin banyak kartu, maka nantinya pengguna akan mendapat lencana virtual menandakan kesuksesannya.

Saat para wartawan merespon bahwa aplikasi tersebut sebagai gabungan antara program pengatur jadwal dan permainan Pokemon, Singh membenarkannya. “Tepat sekali, jadi aplikasi ini dapat berguna sebagai daily activity organizer. Bedanya, aplikasi ini yang mengatur apa yang harus anda lakukan. Bila tidak, maka e-mail dan aplikasi messenger yang anda miliki akan dibom oleh spam yang berisikan foto-foto close-up wajah dari para menteri dan pejabat publik Indonesia dalam pose yang genit, provokatif, dan membuat perut anda bergejolak. Yang paling saya sukai adalah fitur koleksi kartu, yang akan berjumlah banyak dan terus bertambah setiap tahunnya. Persis seperti game favorit saya, Pokemon. Gotta catch them all! Bedanya, yang satu koleksi monster, satunya koleksi kartu.”

Saat ditanya mengapa ia menyebarkan informasi ini, Singh mengatakan bahwa skala proyek aplikasi revolusi mental ini sangat besar, dan satu pengembang saja tidak akan bisa mengerjakannya sendirian. Ia mempublikasikan informasi ini agar para pengembang lain bisa bekerja sama dalam program revolusi mental yang memiliki anggaran total hingga Rp 149 milyar. Bila para pengembang bekerja sama, maka diperkirakan aplikasi ini bisa selesai dalam waktu dua minggu atau kurang.

Pernyataan dari pihak Randomindo ini seolah memberi gambaran kepada masyarakat mengenai bentuk dari revolusi mental milik pemerintah, di saat masyarakat tengah menerka-nerka gambaran program tersebut karena belum ada rencana kerja konkret yang secara resmi dipublikasikan kepada khalayak luas. (SMG)

 

====

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS