Iklan
LATEST TWEET

Kartu Amnesti Mafia dan Koruptor Bisa Diperoleh Melalui Pre-Order Secara Online

June 10, 2015       Ekonomi & Bisnis, Kriminalitas & Hukum, z_Hot Stuff      
Untuk memenuhi target pendapatan negara, pemerintah tengah menggodok aturan amnesti bagi para mafia dan koruptor, untuk ditukar dengan sebagian uang mereka yang berada di luar negeri dan membeli obligasi khusus. Pemerintah kemudian juga menambahkan opsi Kartu Amnesti Koruptor Indonesia, yang dapat dipesan dengan pre-order secara online. (photo courtesy covesia.com)

Untuk memenuhi target pendapatan negara, pemerintah tengah menggodok aturan amnesti bagi para mafia dan koruptor, untuk ditukar dengan sebagian uang mereka yang berada di luar negeri dan membeli obligasi khusus. Pemerintah kemudian juga menambahkan opsi Kartu Amnesti Koruptor Indonesia, yang dapat dipesan dengan pre-order secara online. (photo courtesy covesia.com)

JAKARTA, POS RONDA – Pemerintah Republik Indonesia akan segera menindaklanjuti rencana Direktorat Jendral Pajak (DJP) memberikan amnesti bagi mafia dan koruptor yang membeli obligasi dan menyerahkan upeti sepuluh persen dari jumlah aset mereka di luar negeri. Untuk mempermudah penyaluran amnesti tersebut, pemerintah akan mendistribusikannya dalam bentuk kartu di berbagai media, diantaranya dengan sistem online pre-order hingga memasukkannya dalam daftar surat berharga yang diperdagangkan di bursa-bursa efek internasional.

“Sertifikat amnesti ini nanti bentuknya adalah kartu, akan dinamakan Kartu Amnesti Korupsi Indonesia dan disingkat KAKI. Memang dijual dan tujukan untuk para mafia, koruptor, pelaku illegal logging, dan illegal fishing. Dari agenda DJP, program ini memang hanya sampai tahun 2017. Tapi bila ternyata pasar merespon dengan baik, pasti akan kami lanjutkan dan mungkin diperluas cakupannya untuk pelaku penipuan, pencucian uang, dan lain-lain. Intinya, kita ingin menjaga prinsip keadilan,” ujar Staf Khusus (Stafsus) Kepresidenan di bidang komunikasi kartu dan kupon, Rendy Barasiang, di Istana Presiden pagi ini (10/6).

Penjualan melalui pre-order melalui daring dipilih untuk menaikkan minat para koruptor dan mafia untuk membeli kartu tersebut. Dipesan sebelum waktu penerbitannya, para calon pembeli bisa mendapatkan potongan harga atau fasilitas tambahan yang menarik. Sertifikat pembelian juga dapat dibeli di bursa mancanegara, di antaranya New York, London, Zurich, Amsterdam, Paris, Frankfurt, Shanghai, Seoul, Tokyo, dan Taipei. Sertifikat tersebut dapat ditukarkan dengan kartu amnesti saat para pembeli kembali ke Indonesia.

Sertifikat yang dijual di bursa akan diperdagangkan sesuai harga pasar. Semakin banyak peminatnya, maka harganya akan semakin tinggi. Penjualan secara daring dan melalui bursa dimaksudkan untuk memudahkan para koruptor yang ada di luar negeri untuk membelinya. Mengenai pre-order secara daring, Rendy mengatakan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk segera membangun situs baru untuk penjualannya.

“Betul, kita akan segera membangun website khusus penjualan KAKI. Anggaran sudah ada sekitar dua milyar rupiah, tapi supaya cepat kita akan pakai penunjukkan langsung. Sesekali melanggar aturan tak apa lah, yang penting beres,” ungkapnya.

Rencana pemberian amnesti kepada mafia dan koruptor telah menjadi wacana beberapa tahun yang lalu, namun kembali didengungkan bulan lalu. Pemerintah melalui DJP menerangkan bahwa pemberian amnesti dengan persyaratan upeti dan pembelian obligasi merupakan cara untuk memenuhi target pendapatan negara.

Dari perkiraan dana sebesar Rp 3000 hingga 4000 trilyun yang diparkir di luar negeri oleh pihak yang dianggap mafia dan koruptor, amnesti ini diyakini oleh DJP bisa mengembalikan kurang lebih Rp 100 trilyun dari total dana tersebut. Rencana ini juga telah mendapatkan dukungan dari sebagian anggota DPR dan akan dimasukkan ke dalam program legislasi nasional (prolegnas) tahap kedua tahun ini. (SMG)

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS