Iklan
LATEST TWEET

Kompetisi China-Jepang Untuk Kereta Cepat RI, Pemerintah: Tentukan Dengan Adu Masak!

May 22, 2015       Ekonomi & Bisnis, z_Hot Stuff      
Beberapa model kereta api cepat, sering disebut sebagai kereta peluru di Jepang. Rencana pemerintah membangun jaringan kereta api cepat di Indonesia mendapat tanggapan positif calon investor dari China dan Jepang, namun kompetisi tersebut akan diselesaikan dengan cara adu masak. (photo courtesy japan-guide.com)

Beberapa model kereta api cepat, sering disebut sebagai kereta peluru di Jepang. Rencana pemerintah membangun jaringan kereta api cepat di Indonesia mendapat tanggapan positif calon investor dari China dan Jepang, namun kompetisi tersebut akan diselesaikan dengan cara adu masak. (photo courtesy japan-guide.com)

JAKARTA, POS RONDA – Rencana pembangunan rel kereta api berkecepatan tinggi atau highspeed railways yang akan menghubungkan Jakarta dengan Surabaya, telah mengundang ketertarikan para investor yang berasal dari Republik Rakyat China (RRC) dan Jepang. Pihak Jepang bahkan telah melakukan studi rintisan untuk membangun jalur tersebut, namun para pengamat memperkirakan para investor RRC akan memiliki keunggulan dalam melobi langsung ke Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Pemerintah Indonesia, yang tidak ingin masyarakat menilai adanya konflik kepentingan ataupun keberpihakan kepada salah satu pihak tertentu, kemungkinan besar akan mengadakan kompetisi memasak antara RRC dan Jepang untuk menentukan siapa yang berhak menggarap proyek jaringan kereta cepat tersebut.

“Kami tidak mau apabila memilih A, kemudian B merasa dicurangi, atau sebaliknya. Karena itu pemerintah sedang menggodok rencana untuk menyelesaikan persaingan ini secara jantan, yaitu dengan adu masak,” ujar Wiyar Alengka, Staf Khusus Kepresidenan di bidang Pembangunan Kuliner dan Kesejahteraan Gastronomi, di Istana Presiden pagi ini (22/5).

Pemerintah akan meminta para pengusaha yang berasal dari masing-masing negara untuk mendirikan konsorsium dan membentuk tim koki untuk mewakili mereka di kompetisi. Kedua tim koki akan bertarung di arena khusus untuk adu memasak. Konsorsium pemenang akan mendapatkan hak untuk pembangunan jaringan kereta cepat di Indonesia.

Mengenai teknis kompetisi, Wiyar mengaku pihaknya tengah mempertimbangkan metode dan tema yang akan diperlombakan. Meski demikian, sebagian juri telah ditetapkan untuk menilai masakan nanti. Tim juri sementara ini terdiri dari lima orang, yakni Presiden Joko Widodo, Menko PMK Puan Maharani, Kastaf Kepresidenan Luhut Panjaitan, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, serta dirinya sendiri sebagai ketua panitia kompetisi itu.

“Jadi juri sudah ada lima orang, termasuk Pak Presiden dan saya juga. Pastinya nanti akan ada tema masakan China versus Jepang, tapi Bu Puan sempat ngotot harus ada masuk unsur jamu. Kita akan coba akomodasikan. Pada dasarnya ide ini awalnya dari Pak Presiden. Beliau suka makan, jadi waktu ditanya soal siapa yang kira-kira cocok untuk ambil proyek kereta ini, beliau bilang, ‘Ndak usah dipikir, biar mereka yang mikir dong. Dibikin makan-makan saja, pasti semua masalah selesai’,” ujar Wiyar.

Ia sendiri sangat menantikan kompetisi tersebut. “Kualitas terbaik dari kuliner China dan Jepang itu sudah tidak perlu diragukan lagi, dan saya nggak sabar untuk ikut mencicipi. Siapa tahu saya nanti bisa serasa naik naga atau tersengat petir saat mengigit makanan itu, persis seperti anime kesukaan saya dulu, Cooking Master Boy.”

Kompetisi masak ini diharapkan dapat berlangsung pada bulan Juli tahun ini. Hingga artikel ini diterbitkan, belum ada tanggapan secara resmi yang dikeluarkan oleh para calon investor baik dari RRC maupun Jepang. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS