Iklan
LATEST TWEET

Kim Jong-Un Agendakan “Handshake Event” Bagi Penggemar di KAA

March 30, 2015       Internasional, Politik, z_Hot Stuff      
Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-Un. Dikenal kontroversial, Kim seringkali menjadi tokoh antagonis dalam politik internasional, terutama bila melibatkan Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Berita mengenai kesediaannya untuk hadir di Peringatan KAA ke-60 di Bandung dinilai mengejutkan, mengingat Indonesia akan jadi negara pertama yang menjadi tujuan lawatan diplomatik Kim apabila kehadiranya dapat dikonfirmasi. (photo courtesy theaustralian.com.au)

Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-Un. Dikenal kontroversial, Kim seringkali menjadi tokoh antagonis dalam politik internasional, terutama bila melibatkan Korea Selatan, Jepang, dan Amerika Serikat. Berita mengenai kesediaannya untuk hadir di Peringatan KAA ke-60 di Bandung dinilai mengejutkan, mengingat Indonesia akan jadi negara pertama yang menjadi tujuan lawatan diplomatik Kim apabila kehadiranya dapat dikonfirmasi. (photo courtesy theaustralian.com.au)

 

PYONGYANG, POS RONDA – Rencana Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-Un, ke Indonesia untuk menghadiri Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) dan Pertemuan Kemitraan Strategis Asia-Afrika (NAASP) dikabarkan akan memiliki agenda tambahan. Dalam acara yang akan diselenggarakan di Jakarta dan Kota Bandung dari tanggal 19 hingga 24 April tersebut, Kim dikabarkan berencana mengadakan jumpa fans dan handshake event dengan para penggemarnya di Indonesia.

Informasi tersebut disampaikan oleh Ketua Kim Fans Club Indonesia (KFCI), Kim Jong-Noor, kepada para wartawan dalam konferensi pers di Bandung, pagi ini (30/3). Dalam pernyataannya, Noor mengatakan bahwa Kim sangat bersemangat untuk bertemu para penggemarnya di Indonesia, sekaligus menegaskan kembali hubungan baik antara kedua negara.

Meski pihak Korea Utara sempat mengatakan belum mendapat undangan resmi dari pemerintah Indonesia per Februari lalu, Noor yakin bahwa Kim akan datang beserta rombongan delegasinya.

Supreme Leader akan datang ke Indonesia dan bertemu dengan para penggemarnya, yang jelas selama masa Peringatan KAA berlangsung. Mengenai pelaksanaannya di Jakarta atau Bandung, sedang kami koordinasikan dengan pihak protokoler yang bersangkutan. KFCI akan berperan sebagai penanggung jawab utama jumpa fans beliau di sini,” papar Noor yang bernama asli Anfasyahril Noor, sebelum mengubah namanya karena mengidolakan Kim Jong-Un sejak awal 2012 lalu.

Ia juga menyampaikan bahwa yang paling ditunggu-tunggu oleh para penggemar Kim adalah acara bersalaman dengan orang nomor satu di Korea Utara tersebut. Bersalaman dengan Kim merupakan impian setiap ‘kamerad’ KFCI, yang mengaku telah memiliki hampir 10 ribu anggota garis keras di Indonesia. Kamerad KFCI seringkali dapat terlihat melalui gaya potongan rambut mereka yang mirip dengan Kim Jong-Un. Sebagian bahkan memiliki perawakan dan wajah yang mirip dengan idolanya itu. Seluruhnya diperkirakan akan datang ke lokasi temu penggemar dengan Kim.

Dengan kemungkinan jumlah pengunjung yang banyak, Noor menekankan pada aspek keamanan, keteraturaan, dan kebersihan. “Pastinya kami akan meminta para kamerad KFCI untuk berbaris tertib di antrian saat akan bertemu Supreme Leader, tentunya akan diseleksi dengan kupon atau tiket bersalaman yang akan kami bagikan kepada seluruh kamerad resmi KFCI. Sebelum bersalaman, kami akan menyediakan hand sanitizer agar kesehatan Leader Kim tetap terjaga. Setiap kamerad punya waktu 10 hingga 15 detik untuk bersalaman. Ketidakmampuan mengikuti peraturan akan berdampak pada dicabutnya status sebagai kamerad, dan pelanggar akan masuk daftar hitam acara yang diselenggarakan KFCI.”

Mengakhiri keterangan pers, Noor berkata yakin bahwa konfirmasi kehadiran Kim akan segera didapatkan, demikian pula dengan jadwal temu penggemar tersebut. Selain itu, pihaknya mengaku siap jika dibutuhkan sebagai sukarelawan dalam membantu penyelenggaraan Peringatan KAA dan NAASP.

Rencana kedatangan Kim Jong-Un ke Indonesia memang mengejutkan banyak pihak, meski hingga tanggal 10 Maret lalu masih belum ada konfirmasi atas kehadirannya di KAA. Bila Kim dapat dipastikan hadir, maka ini menjadi debut diplomatik pertama baginya, yang belum pernah melakukan lawatan ke luar negeri semenjak berkuasa pada Desember 2011.

Sang kakek, Kim Il-Sung, menghadiri Peringatan KAA ke-10 pada tahun 1965 dan bertemu dengan Presiden Soekarno, sementara sang ayah Kim Jong-Il pernah bertemu dengan Presiden Megawati Soekarnoputri pada tahun 2002 dalam sebuah lawatan diplomatik Indonesia ke Pyongyang.

Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Robert Blake sempat memperingatkan Indonesia untuk berhati-hati apabila mengundang Kim Jong-Un dan delegasi Korea Utara, mengingat reputasi negara tersebut di dunia internasional. Menanggapi hal tersebut, Walikota Bandung Ridwan Kamil menilai bahwa baik-buruknya reputasi sebuah negara seharusnya tidak termasuk dalam kriteria undangan, dan mengatakan akan menyambut baik apabila Kim bersedia untuk hadir. (SMG)

 

====

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by

One Respond

  • Meng Gading

    on March 31, 2015, 08:01:51

    wah mau nih bersalaman ama kim…karena ini jelas kesempatan langka bgt..mana pernah beliau keluar dr negaranya..dan dateng menghadiri peringatan KAA adalah sesuatu bgt..
    btw, ada yg masih pake kartu nama dr kertas? ayo ganti dgn kartu nama online, taruh/embed kartu nama di blog/website dgn mudah, buat dan bertukar kartu nama di berkenalan.com: https://berkenalan.com

    Reply to Meng


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS