Iklan
LATEST TWEET

Rumah Sakit Jiwa Siap Terima Dana Revolusi Mental

February 24, 2015       Kesehatan & Lingkungan, Politik, z_Hot Stuff      
Lebih dari 40 klinik dan rumah sakit jiwa di Indonesia menyatakan siap untuk menerima dana revolusi mental untuk merawat para pasien dengan gangguan kejiwaan. Mereka menganggap dana tersebut akan lebih efektif untuk membantu pasien di lapangan dibandingkan hanya sekedar berbentuk iklan layanan masyarakat untuk mewaraskan penduduk yang memang sudah waras. (photo courtesy cinesta.wordpress.com)

Lebih dari 40 klinik dan rumah sakit jiwa di Indonesia menyatakan siap untuk menerima dana revolusi mental untuk merawat para pasien dengan gangguan kejiwaan. Mereka menganggap dana tersebut akan lebih efektif untuk membantu pasien di lapangan dibandingkan hanya sekedar berbentuk iklan layanan masyarakat untuk mewaraskan penduduk yang memang sudah waras. (photo courtesy cinesta.wordpress.com)

JAKARTA, POS RONDA – Keputusan pemerintah dan DPR menyetujui alokasi dana revolusi mental sebesar Rp. 149 milyar mendapatkan tanggapan positif sekaligus protes dari para pengelola dan pelaku institusi yang menangani pasien gangguan jiwa atau mental, seperti klinik dan rumah sakit jiwa.

Pakar psikiatri politik, Prof. Nugroho Subekti Asmorowiloto, mengatakan bahwa para koleganya dasarnya setuju terhadap adanya dana revolusi mental. Namun, dana tersebut sebaiknya tidak digunakan untuk kampanye ataupun iklan layanan masyarakat, melainkan disalurkan langsung ke klinik ataupun rumah sakit yang menangani gangguan kejiwaan.

Ia mengaku bahwa terdapat lebih dari 40 klinik atau rumah sakit jiwa yang berharap mendapatkan dana tersebut, dan jumlahnya terus bertambah. Mengingat semakin beratnya tekanan dan kebutuhan hidup masyarakat Indonesia, diperkirakan jumlah pasien gangguan kejiwaan akan meningkat.

“Sesuai dengan nama revolusi mental, jadi tujuannya mengubah perilaku dan menyasar orang-orang yang mentally ill, atau terganggu kejiwaannya. Maka sangat tepat bila dana tersebut disalurkan untuk merawat para pasien dengan gangguan kejiwaan,” ujar Nugroho saat diwawancarai POS RONDA kemarin (23/2) di Sentul, Bogor. “Dengan demikian, menjadi tidak tepat apabila program revolusi mental ditujukan pada orang-orang awam dan masih waras. Mereka sudah waras, jadi sakit mental apa yang perlu direvolusi?”

Nugroho, yang mengelola klinik psikiatri khusus para pejabat dan politisi stress, juga mengatakan bahwa penyebab gangguan mental yang dialami masyarakat bukan melulu karena diri mereka sendiri, tapi disebabkan oleh lingkungan yang menekan mereka.

Tekanan tersebut, menurutnya, sebagian bisa berawal dari atau berhubungan dengan kebijakan pemerintah. “Harga kebutuhan pokok mahal, tekanan batin dan mental karena macet saat pergi ke tempat kerja, takut kena begal waktu pulang, stres di tempat kerja, mikir utang, mengalami KDRT, tengah malam kebangun karena SMS promo jadi waktu pagi lesu akibat kurang tidur nyenyak. Semua hal itu berakumulasi dan menumpuk jadi satu, kalau nggak kuat, orang bisa kena gangguan kejiwaan.”

Maka, dibandingkan membuat orang tertekan menjadi waras, Nugroho menyarankan agar jajaran pemerintah-lah yang menjadi pasien revolusi mental. Pemerintah seharusnya fokus terhadap kebijakan yang membuat para penduduk Indonesia tidak mengalami tekanan ataupun stres berlebih di tingkat akar rumput.

“Masyarakat sudah hidup sulit, tidak perlu lagi diperparah dengan dianggap menderita gangguan mental. Pemerintah yang kebijakannya kurang berkualitas, tapi malah rakyatnya dianggap gila. Kalau menurut saya pribadi, seharusnya jajaran pemerintah yang mengusulkan dana revolusi mental ini yang harusnya diperiksa kondisi kejiwaannya. Atau mungkin yang bersangkutan sudah menyadari hal tersebut, jadi sebenarnya sedang mengumpulkan uang untuk merawat diri. Saya yakinkan, biaya di klinik saya tidak perlu sampai 140 milyar kok. Apalagi ada BPJS. Tapi bila ada bantuan sebesar itu dari pemerintah untuk klinik kejiwaan saya, saya pasti dengan senang hati menerimanya,” kelakarnya menutup wawancara. (SMG)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS