Iklan
LATEST TWEET

Antisipasi Naiknya Harga Elpiji, Pet Shop Siapkan Pre-Order Naga Penyembur Api

November 28, 2014       Ekonomi & Bisnis, Megapolitan, z_Hot Stuff      
Proyeksi naiknya harga elpiji dan tarif listrik pada 2015 membuat beberapa pet shop di Jakarta berinisiatif menggarap pasar baru, yaitu untuk hewan peliharaan berupa naga penyembur api. Naga-naga ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan masyarakat pada elpiji dan listrik, dan akan dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Naga pada gambar adalah untuk fungsi industrial, dan belum akan dijual hingga setahun ke depan. (picture courtesy of alecan, taken from deviantart.net)

Proyeksi naiknya harga elpiji dan tarif listrik pada 2015 membuat beberapa pet shop di Jakarta berinisiatif menggarap pasar baru, yaitu untuk hewan peliharaan berupa naga penyembur api. Naga-naga ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan masyarakat pada elpiji dan listrik, dan akan dapat digunakan untuk kebutuhan rumah tangga dan industri. Naga pada gambar adalah untuk fungsi industrial, dan belum akan dijual hingga setahun ke depan. (picture courtesy of alecan, taken from deviantart.net)

JAKARTA, POS RONDA – Meskipun wakil presiden Jusuf Kalla telah mengatakan bahwa harga tabung elpiji 3 kilogram tidak akan mengalami kenaikan harga pada tahun ini, masyarakat masih was-was karena tidak ada jaminan bahwa harga tidak akan naik pada tahun 2015. Hal yang serupa juga terlihat dalam mekanisme pasar. Berdasarkan beberapa laporan, harga tabung elpiji 12 kg dan 3 kg sempat merangkak naik seiring dengan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa minggu yang lalu.

Mengantisipasi naiknya harga elpiji pada tahun 2015, beberapa toko hewan (pet shop) di Jakarta mulai membuka pendaftaran pre-order untuk hewan naga penyembur api. Menurut Donny Tumangga, pemilik dari Rare Pets International sebuah pet shop di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, naga penyembur api bisa menjadi alternatif untuk menyalakan kompor, lilin, dan api unggun.

“Kami melihat kesempatan dan kebutuhan pasar. Mau tidak mau, pada tahun 2015 nanti pasti akan ada kenaikan tarif listrik serta tabung elpiji baik yang 3 kilo maupun 12 kilo. Dengan binatang peliharaan berupa naga yang bisa menyembur api, konsumen bisa lebih menghemat dengan tidak memerlukan lagi elpiji untuk memasak. Tinggal menyuruh naganya untuk menyemburkan api ke kompor, anda bisa memasak.” ujar Donny.

Memilih seekor naga sebagai hewan peliharaan, apalagi untuk dijadikan alternatif bagi elpiji, tentu bukan hal yang umum. Meski demikian, Donny optimis publik akan menerimanya. Yang menjadi permasalahan adalah para pengguna tabung elpiji 3 kilogram umumnya adalah masyarakat yang berasal dari kalangan menengah bawah, segmen yang selama ini bukan menjadi sasaran utama pet shop.

Menanggapi hal tersebut, Donny mengatakan bahwa akan terjadi revolusi dalam dunia pet shop, saat naga akan menjadi peliharaan yang umum bagi setiap kalangan dan kebutuhan di publik, baik di rumah tangga maupun industri.

Dalam pre-order, Rare Pets menyediakan jenis-jenis naga kecil yang cocok untuk kebutuhan rumah tangga. seperti jenis Terrible Terror, Deadly Nadder, Gronckle, dan Hotburple. Harga naga-naga ini tergolong murah, dan beberapa dapat dijadikan naga yang pas untuk rumah tangga di kalangan menengah ke bawah.

“Kami juga menyediakan jenis Night Fury dan Charmander, tapi memang langka dan oleh karena itu mahal. Sampai saat ini yang tersedia untuk pre-order baru jenis-jenis itu saja. Tapi untuk ke depan, kami juga akan menyediakan naga-naga penyembur api untuk keperluan industri ringan dan berat. Jenis Norwegian Ridgeback, Ukrainian Ironbelly, Hungarian Horntail, dan Chinese Fireball cocok untuk industri di pabrik baja, semen, dan smelter-smelter yang akan dibangun oleh pemerintah. Mereka bisa mengurangi biaya operasional, sebagai alternatif bahan bakar yang biasanya menggunakan fossil fuel. Jadi naga-naga ini juga bisa membantu publik dan pemerintah dalam usaha pencarian energi terbarukan.” jelas Donny.

Kembalinya para naga dari kepunahan adalah hasil dari penelitian InGen Technologies (diakusisi oleh Masrani Global pada 1998). Setelah sukses mengembalikan dinosaurus dari kepunahan dan mendirikan Jurassic World di Isla Nublar, Kosta Rika, kini naga juga telah kembali ke bumi melalui teknologi yang sama. (photo courtesy masraniglobal.com)

Kembalinya para naga dari kepunahan adalah hasil dari penelitian InGen Technologies (diakusisi oleh Masrani Global pada 1998). Setelah sukses mengembalikan dinosaurus dari kepunahan dan mendirikan Jurassic World di Isla Nublar, Kosta Rika, kini naga juga telah kembali ke bumi melalui teknologi yang sama. (photo courtesy masraniglobal.com)

Dari mana datangnya naga-naga ini? Awalnya Donny menolak menjelaskan dengan alasan rahasia perusahaan, namun setelah dibujuk akhirnya ia mulai bercerita. Munculnya kembali para naga dari kepunahan tidak terlepas dari peran perusahaan multinasional Masrani Global yang mengakuisisi InGen Technologies pada tahun 1998. InGen memang fokus kepada pengembalian hewan-hewan yang telah punah melalui ekstraksi DNA pada fosil-fosilnya.

Usaha ini semakin menanjak setelah pada 2005, Masrani sukses membuka Jurassic World, sebuah taman hiburan dan safari purbakala di sebuah pulau bernama Isla Nublar, di Kosta Rika. Sejak 2007, proyek pengembalian para naga dari kepunahan dimulai, dan pada 2012 tim peneliti berhasil melakukannya.

“Teknologi InGen cukup baik untuk dinosaurus, dan kini juga baik untuk naga. Toko kami termasuk dari segelintir yang berafiliasi dengan kantor cabang Masrani dan InGen di Singapura dan Shanghai, sehingga kami punya akses untuk mendapatkan naga-naga yang unik itu. Prediksi kami dalam lima tahun ke depan, jumlah naga-naga kecil akan sangat banyak dan posisi mereka di masyarakat bisa seperti kucing ataupun anjing.” papar Donny.

Oleh karena itu, menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir akan harga yang mahal. Naga-naga ini memang sudah didesain sesuai dengan kebutuhan publik akan energi alternatif. Bahkan, berdasarkan pernyataan Donny, InGen tengah menggodok teknologi berupa alat yang bisa menjadikan semburan api para naga ini bisa menjadi tenaga listrik rumahan. Maka, naiknya harga elpiji dan tarif listrik tidak akan menjadi momok lagi bagi masyarakat Indonesia.

Harga para naga yang ditawarkan secara pre-order pada situs Rare Pets berkisar dari Rp. 1.500.000 hingga Rp. 12.500.000. Hanya jenis Night Fury yang dihargai ekslusif senilai Rp. 95 juta. Bandrol harga ini diperkirakan akan turun saat naga-naga lain mulai membanjiri pasaran Indonesia. (Sha01)

 

====

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS