Iklan
LATEST TWEET

Buron Kasus Korupsi Tawarkan Diri Sebagai Alternatif Jaksa Agung

November 21, 2014       Internasional, Kriminalitas & Hukum, Politik, z_Hot Stuff      
Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Seiring dengan dilantiknya Jaksa Agung baru yang berasal dari partai politik oleh Presiden Joko Widodo, seorang buron kasus korupsi tiba-tiba menawarkan dirinya sebagai nama alternatif bagi jabatan Jaksa Agung. (photo courtesy perpustakaanindonesia.com)

Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia di Jalan Sultan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Seiring dengan dilantiknya Jaksa Agung baru yang berasal dari partai politik oleh Presiden Joko Widodo, seorang buron kasus korupsi tiba-tiba menawarkan dirinya sebagai nama alternatif bagi jabatan Jaksa Agung. (photo courtesy perpustakaanindonesia.com)

MADRID, POS RONDA – Keputusan Presiden Joko Widodo mengangkat politisi Partai Nasdem HM Prasetyo sebagai Jaksa Agung mendapatkan reaksi tak terduga dari luar negeri. Derry Sumongko, seorang yang lebih dikenal sebagai tersangka kasus korupsi Bank Mongora Indonesia yang dianggap buron, angkat bicara dan menyatakan dirinya siap menjadi pilihan alternatif sebagai Jaksa Agung.

Dari casa mewah miliknya di wilayah Valdemoro, yang berjarak 27 kilometer dari Ibukota Spanyol, Madrid, yang bersangkutan bersedia berbicara kepada POS RONDA pagi ini (21/11) perihal komentarnya tersebut. Derry merasa statusnya sebagai tersangka tidak bermasalah untuk menduduki jabatan yudikatif itu.

Nggak masalah. Saya mendapat status sebagai tersangka itu kan atas persepsi pengadilan dan kejaksaan. Dalam persepsi pribadi, saya ini tidak bersalah. Oleh karena itu, hak saya sama seperti si Prasetyo untuk menjadi Jaksa Agung. Dia politisi, saya dianggap buron. Tidak jauh-jauh amat lah bedanya. Seandainya presiden nanti tidak puas dengan kinerja beliau (Prasetyo), saya siap menggantikan. Ini soal persepsi saja. Kalau dalam persepsi presiden saya tidak bersalah, ya saya nggak salah.” ujarnya sambil tertawa.

Derry juga mengatakan bahwa latar belakang yang dimilikinya sesuai dengan pekerjaan sebagai Jaksa Agung. Ia mengaku sebagai lulusan sekolah hukum sebelum banting setir menjadi bankir dan pengusaha. Oleh karena itu, bagi pria yang kini mengaku sudah memiliki beberapa perusahaan di Spanyol, dunia hukum tidaklah asing.

“Saya dulu sekolah hukum di Belanda. Waktu kembali ke Indonesia, ternyata lebih menguntungkan menjadi bankir dan pengusaha, jadi saya ganti profesi. Dunia hukum itu sudah nggak asing buat saya. Apalagi saya dijadikan tersangka. Lengkap, bukan? Belajar hukum iya, jadi tersangka juga iya. Sekarang yang kurang tinggal jadi Jaksa Agung saja. Makanya saya bilang soal dunia hukum saya tahu betul luar-dalam dan bolak-baliknya. Dan hebatnya, saya bukan orang partai! Dulu sih iya, tapi sekarang sudah tidak lagi.” paparnya sambil terbahak-bahak.

Derry ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi pada tahun 2005, saat usaha miliknya, Bank Mongora Indonesia, terancam bangkrut karena kesalahan pengelolaan dan meminta bantuan dari pemerintah untuk menyelamatkannya. Saat menerima bantuan dari pemerintah sejumlah Rp 2 trilyun, alih-alih membenahi bank tersebut, ia membawa dana tersebut ke luar negeri dan tidak kembali ke Indonesia.

Pengadilan kemudian menetapkan dirinya sebagai tersangka kasus korupsi secara in absentia. Derry tidak diketahui keberadaannya selama beberapa tahun hingga akhirnya pada awal tahun 2011 terdapat pemberitaan di media Spanyol bahwa dirinya mengambil alih kepemilikan bank lokal dan sebuah perusahaan investasi. Tidak diketahui seberapa besar upaya pemerintah untuk menangkap dan membawanya kembali, namun hingga saat ini Derry masih menikmati kebebasan di negara Iberia tersebut.

Di sisi lain, Derry mengaku tidak mengkhawatirkan status buron yang melekat pada dirinya. Ia menuding bahwa banyak bertindak sepertinya namun masih bebas dan tidak tersentuh hukum hingga kini.

“Itu bantuan dari pemerintah, jadi saya putar dan gunakan semaksimal mungkin. Buktinya sekarang saya punya bank, perusahaan investasi, perusahaan dagang, dan belasan properti di sini (Spanyol). Banyak yang seperti saya, toh sampai sekarang tidak ada status hukum apa pun. Kenapa hanya saya? Sudahlah, yang jelas saya tegaskan tawaran saya untuk jadi Jaksa Agung suatu saat nanti bila diminta presiden. Saya tinggal kembali ke Indonesia, semua bisa diatur.” tegas Derry mengakhiri wawancara.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah mengenai tawaran dari Derry. Namun, apapun alasannya, sepertinya gambaran bahwa Derry Sumongko menjadi Jaksa Agung akan sangat sulit untuk diterima masyarakat mengingat status hukum yang disandangnya. (Sha01)

 

===

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by

One Respond


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS