Iklan
LATEST TWEET

Terinspirasi Indonesia, Produsen Mobil Eropa Siap Produksi SUV 4×6 bervarian 6×4

September 28, 2014       Ekonomi & Bisnis, Internasional      
Perusahaan start-up di bidang produksi mobil, VICTIO, merancang produk barunya Victio 4x6, sebuah SUV yang terinspirasi dari isu yang tengah berkembang di Indonesia. (image created from cooltext.com)

Perusahaan start-up di bidang produksi mobil, VICTIO, merancang produk barunya Victio 4×6, sebuah SUV yang terinspirasi dari isu yang tengah berkembang di Indonesia. (image created from cooltext.com)

STUTTGART, POS RONDA – Perusahaan start-up yang bergerak di bidang produksi mobil, VICTIO, menjajaki rencana produksi mobil SUV (Sport Utility Vehicle) dengan nama Victio 4×6 yang terinspirasi dari Indonesia, salah satu negara konsumen mobil terbesar di dunia.

Mark Lehmann, juru bicara perusahaan, mengatakan ide pembuatan Victio 4×6 muncul saat salah satu direksi perusahaan tersebut menonton program stasiun televisi Asia. Program tersebut mengumpulkan sejumlah analis finansial dan ekonom dari sejumlah negara untuk membahas fenomena besar di Indonesia, yaitu perdebatan teoritik mengenai perhitungan 4×6 dan 6×4.

“Waktu itu, direktur kami hanya tertawa saja melihat para analis dan ekonom berdebat tentang perbedaan 4×6 dan 6×4,” ujar Lehmann sambil tersenyum simpul kepada POS RONDA.

Setelah menonton program itu, lanjutnya, direktur itu kemudian tidur. Namun, ternyata perdebatan 4×6 dan 6×4 itu terbawa ke dalam mimpi direktur tersebut.

Dalam mimpinya, menurut cerita sang direktur kepada Lehmann, ia didatangi seorang perempuan cantik berwajah Asia dengan berjubah putih namun memiliki aura menyeramkan, dan perempuan itu memintanya untuk membuat mobil bermerek 4×6. Setelah terbangun, sang direktur itu langsung menemui para direksi lainnya untuk menceritakan mimpi tersebut. Akhirnya, mereka sepakat menugaskan tim riset Victio untuk membuat model SUV 4×6.

SUV itu rencananya dibuat dalam dua model, yaitu 4×6 dan 6×4. Secara konsep, keduanya sama. Namun, dari sisi pengerjaan atau produksi, keduanya akan dibuat berbeda.

“Yang satu, 4 mobil akan dibuat oleh 6 orang, dan satunya lagi 6 mobil akan dibuat oleh 4 orang. Jadi silakan pilih. Untuk kualitasnya sama,” paparnya.

Rencananya, Victio 4×6 akan dipasarkan di Asia dengan target negara utama Indonesia. Perusahaan otomotif joint venture asal Jerman-Italia itu akan mendedikasikan karya tersebut bagi pencinta otomotif di Tanah Air. Selain itu, SUV dengan mesin bertenaga 1.000 cc dan 1.200 cc itu juga akan diikutsertakan dalam program mobil murah Low Cost and Green Car (LCGC) yang digagas pemerintah Indonesia. Ini merupakan ciri khas Victio yang selalu menggunakan material daur ulang untuk bahan baku produk-produknya.

Namun, sayangnya Victio lebih memilih memproduksi mobil itu di negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, atau Vietnam dibandingkan dengan Indonesia karena alasan yang tidak jelas. Kemungkinan besar, alasan tersebut terkait dengan biaya administratif dan ongkos lobi politik yang terlalu besar.

Menurut sumber POS RONDA, Victio 4×6 akan dibanderol sekitar Rp85 juta – Rp100 juta. Mobil ini, tuturnya, bisa dijual murah karena bahan baku bodinya dibuat dari kaleng kerupuk dan biskuit yang didaur ulang. Sementara itu, bahan baku plastik berasal dari botol plastik yang dipungut para pemulung di Indonesia dan didaur ulang dengan bahan kimia khusus, sehingga mobil ini akan sangat ramah lingkungan.

“Bahan pembuatan untuk varian ini akan diambil seluruhnya dari Indonesia. Kami akan melakukan manufakturnya di Malaysia, Thailand, atau Vietnam untuk kemudian mengembalikannya ke Indonesia. Jadi publik tidak perlu khawatir, karena pekerjaan-pekerjaan kotor kami yang akan melakukan. Masyarakat Indonesia tinggal menerima enaknya saja, tinggal membeli produk kami.” ujar Lehmann. (Maf)

 

===
Iklan

Shaka

Other posts by

One Respond


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS