Iklan
LATEST TWEET

Jika Pesawat Kepresidenan Dijual, eBay dan Alibaba Disinyalir Siap Pasarkan Secara Online

September 03, 2014       Ekonomi & Bisnis, Internasional, Politik, z_Hot Stuff      

Sharelines

  • Dua situs jual-beli terbesar di dunia, eBay dan Alibaba.com disinyalir tengah mempersiapkan diri untuk menampung dan memasarkan Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia (RI) apabila alat transportasi tersebut secara resmi dijual oleh pemerintahan baru periode 2014-2019
  • Jokowi sendiri mengaku belum berpikir untuk menjual pesawat tersebut. Ia bahkan menganggap ide penjualan sebagai hal yang menggelikan karena pesawat Boeing 737-800 varian Boeing Business Jet 2 (BBJ2) itu baru saja dibeli oleh pemerintahan incumbent saat ini
  • Menurut Alston, pada saat Jokowi telah resmi dilantik sebagai presiden, kedua perusahaan tersebut kemungkinan akan mengajukan penawaran langsung untuk menjadi fasilitator
Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia. Tiba di tanah air 10 April 2014, pesawat ini diusulkan untuk dijual oleh politisi PDIP Maruarar Sirait sebagai bagian dari solusi penghematan keuangan negara. Meski presiden terpilih Jokowi sendiri belum berpikir untuk menjualnya, ide penjualan pesawat ini telah menimbulkan spekulasi di dunia e-commerce internasional. (photo courtesy Kompas.com)

Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia. Tiba di tanah air 10 April 2014, pesawat ini diusulkan untuk dijual oleh politisi PDIP Maruarar Sirait sebagai bagian dari solusi penghematan keuangan negara. Meski presiden terpilih Jokowi sendiri belum berpikir untuk menjualnya, ide penjualan pesawat ini telah menimbulkan spekulasi di dunia e-commerce internasional. (photo courtesy Kompas.com)

JAKARTA, POS RONDA – Dua situs jual-beli terbesar di dunia, eBay dan Alibaba.com disinyalir tengah mempersiapkan diri untuk menampung dan memasarkan Pesawat Kepresidenan Republik Indonesia (RI) apabila alat transportasi tersebut secara resmi dijual oleh pemerintahan baru periode 2014-2019.

Spekulasi tersebut mengemuka setelah politisi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, mengaku akan mengusulkan kepada presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) untuk menjual pesawat kepresidenan sebagai langkah untuk menghemat pengeluaran negara saat Jokowi menjabat nanti.

“Harus ada efisiensi perjalanan dinas pemerintah. Saya mau mengusulkan kepada Pak Jokowi supaya pesawat presiden dijual. Nggak bisa sekarang pemimpin menyuruh orang sederhana tapi tidak memberikan contoh.” ujar Maruarar seperti dikutip oleh ANTARANEWS (1/9).

Sementara itu, berdasarkan lansiran Tribunnews.com (2/9), Jokowi sendiri mengaku belum berpikir untuk menjual pesawat tersebut. Ia bahkan menganggap ide penjualan sebagai hal yang menggelikan karena pesawat Boeing 737-800 varian Boeing Business Jet 2 (BBJ2) itu baru saja dibeli oleh pemerintahan incumbent saat ini.

Meski demikian, citra Jokowi yang dikenal merakyat dan hemat di luar negeri telah menciptakan spekulasi bahwa pesawat kepresidenan akan benar-benar dijual, terutama di kalangan para pengusaha dan pegiat e-commerce internasional.

Analis transaksi dan trend e-commerce kenamaan dari Amerika Serikat (AS), Doris Alston, mengatakan bahwa perusahaan raksasa seperti eBay dan Alibaba.com tengah bersaing secara diam-diam untuk bisa menjadi fasilitator penjualan pesawat tersebut.

“Anda tidak akan mendapatkan jawaban resmi dari mereka, tapi dari informasi yang saya punya spekulasi penjualan pesawat ini menimbulkan riak yang cukup besar dalam dunia e-commerce. Kantor eBay dan Alibaba sedang sibuk mempersiapkan hal ini. Ini potensi tawaran menarik dari salah satu negara demokrasi terbesar di dunia, tidak ada perusahaan besar yang mau melewatkan kesempatan memfasilitasi penjualan aset dari Indonesia.” paparnya melalui surat elektronik kepada POS RONDA pagi ini (3/9).

Menurut Alston, pada saat Jokowi telah resmi dilantik sebagai presiden, kedua perusahaan tersebut kemungkinan akan mengajukan penawaran langsung untuk menjadi fasilitator. Alibaba kemungkinan akan menggunakan situs sayap jual-beli antar konsumen miliknya, Taobao.com. Namun upaya mereka juga akan ditantang oleh Amazon.com yang – berdasarkan informan Alston – tengah mempersiapkan hangar khusus untuk penitipan pesawat kepresidenan Indonesia.

Alston  juga mengatakan bahwa para pengelola perusahaan tersebut tahu bahwa Jokowi belum berpikir akan menjual pesawat, namun tampaknya mereka yakin bahwa pengganti Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut pada akhirnya akan menjualnya.

“Saya juga terkejut karena mereka yakin sekali. Kemungkinan ini berhubungan dengan sejarah partai yang mendukung Mr. Widodo, tapi saya tidak ingin membahasnya lebih lanjut karena saya yakin anda yang ada di Indonesia lebih paham soal ini.” ungkap Alston seraya mengakhiri surat elektroniknya.

Ilustrasi yang menggambarkan persaingan eBay dan Alibaba.com, ditambah dengan Amazon. Ketiga perusahaan e-commerce terbesar dunia ini disinyalir tengah bersaing secara diam-diam mempersiapkan diri menjadi fasilitator apabila pesawat kepresidenan RI jadi dijual oleh rezim pemerintahan yang baru. (photo courtesy marketbusinessnews.com)

Ilustrasi yang menggambarkan persaingan eBay dan Alibaba.com, ditambah dengan Amazon. Ketiga perusahaan e-commerce terbesar dunia ini disinyalir tengah bersaing secara diam-diam mempersiapkan diri menjadi fasilitator apabila pesawat kepresidenan RI jadi dijual oleh rezim pemerintahan yang baru. (photo courtesy marketbusinessnews.com)

Penjualan pesawat di laman eBay dan Alibaba bukan merupakan hal yang tabu, mengingat telah cukup banyak alat transportasi penerbangan ditawarkan dan diperjualbelikan di situs tersebut. Hanya saja, sangat jarang pesawat sekaliber Boeing seri 737 ditemukan dalam daftar jual.

Masih belum diketahui bagaimana perusahaan e-commerce lokal akan menanggapi ketertarikan eBay dan Alibaba. Namun mengingat objek yang menjadi topik spekulasi adalah pesawat kepresidenan RI, para pemain utama di ranah lokal seperti FJB Kaskus, Lazada, berniaga.com serta OLX kemungkinan tidak tinggal diam dan akan ikut dalam persaingan.

Pengamat sekaligus pakar konspirasi politik Universitas Bunga Mercusuar Indonesia (UNIBUMI) Tatang Suripno menilai bahwa usul penjualan pesawat kepresidenan sebagai bagian dari upaya penghematan kurang bijak. Tatang mengingatkan bahwa justru pesawat tersebut dibeli sebagai cara untuk menghemat biaya perjalanan dinas presiden, yang sebelumnya harus menyewa pesawat komersial untuk berpergian.

“Memang presiden tidak pergi setiap hari, tapi bukan berarti karena itu lantas  pesawat dijual untuk penghematan. Apakah tiap aset negara nantinya harus ikut dijual setiap ada wacana penghematan?” ujar Tatang.

Dengan logika itu, menurutnya, maka Istana Bogor dan Tampak Siring juga harus dijual karena jarang digunakan, namun tetap membutuhkan biaya perawatan. Museum-museum yang kekurangan pengunjung juga harus dijual karena hanya membebani keuangan negara.

“Kalo saya pribadi, maunya anggota-anggota DPR dijual sekalian untuk penghematan. Toh buktinya secara statistik mereka tidak efektif dalam menciptakan legislasi dan undang-undang.”  kata Tatang setengah berkelakar.

Pesawat Kepresidenan RI tersebut dibeli oleh pemerintah Indonesia seharga Rp. 847 milyar dan tiba di tanah air pada tanggal 10 April 2014. Diakomodasi untuk mengangkut 67 penumpang dengan daya jangkau hingga 10.000 kilometer, pesawat ini diharapkan mampu untuk menunjang kinerja presiden. Penggunaan perdana dengan pesawat ini telah dilakukan oleh Presiden SBY pada tanggal 5 Mei 2014, saat menghadiri pertemuan internasional di Denpasar, Bali. (Sha01)

 

====

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS