Iklan
LATEST TWEET

Bila Resmi Batal, Budayawan Usulkan Konstruksi Monorel Dipugar

July 24, 2014       Ekonomi & Bisnis, Megapolitan      
Tiang monorel Jakarta yang tidak kunjung dilanjutkan pembangunannya. Perkumpulan Masyarakat Peduli Ibukota melalui budayawan Chaer Sabeni mengusulkan agar sebaiknya tiang-tiang tersebut resmi dipugar sebagai cagar budaya bila proyek monorel benar-benar dihentikan. (photo courtesy wartabuana.com)

Tiang monorel Jakarta yang tidak kunjung dilanjutkan pembangunannya. Perkumpulan Masyarakat Peduli Ibukota melalui budayawan Chaer Sabeni mengusulkan agar sebaiknya tiang-tiang tersebut resmi dipugar sebagai cagar budaya bila proyek monorel benar-benar dihentikan. (photo courtesy wartabuana.com)

JAKARTA, POS RONDA – Menyusul pernyataan Wakil Gubernur (Wagub) Basuki Tjahaya Purnama bahwa proyek monorel akan dibatalkan oleh Gubernur Joko Widodo, budayawan senior Chaer Sabeni dari Perkumpulan Masyarakat Peduli Ibukota (PMPI) mengusulkan agar konstruksi monorel yang sudah terlanjur dibangun sebaiknya dipugar.

“Saya kira lebih baik dipugar dan dijadikan tugu bersejarah, sebagai sesuatu untuk mengingatkan para pemimpin di generasi mendatang agar tidak sembarangan dalam memulai atau merencanakan sebuah proyek yang memakan sumber daya  yang begitu besar.” ujarnya saat dimintai keterangan pagi ini (24/7).

Chaer juga berargumen bahwa bentuk cagar budaya berupa tugu pastinya akan sangat menohok secara psikologis ke dalam benak masyarakat. Maka, tugu tersebut akan jadi pengingat betapa lama proyek itu tertunda dan akhirnya tidak jadi dilaksanakan.

Intinya, menurut Chaer, agar para pemimpin di generasi mendatang jangan memaksakan sebuah program yang akhirnya akan bernasib serupa dengan monorel. Tentunya masih banyak alternatif selain monorel yang dapat dijadikan transportasi umum yang pencapaiannya lebih konkrit.

Ia juga berharap agar pemprov DKI Jakarta juga lebih kreatif dalam memanfaatkan apa yang sudah terlanjur dibangun. Tiang-tiang tersebut juga bisa dilegalkan untuk penggunaan iklan, seperti apa yang telah terjadi selama ini namun uangnya tidak masuk ke kas Pemprov.

“Mungkin tidak dijadikan tugu atau memorial, tapi bisa juga untuk menambah kas daerah. Dirubah sedikit saja desainnya, lalu tiang-tiang itu bisa disewakan kepada para muda-mudi yang ingin pacaran. Daripada pacaran di atas motor di jembatan, lebih baik sekalian di atas tiang monorel. Lebih romantis, dan berkontribusi pada pembangunan daerah karena bayar ke Pemda.” ucap Chaer sambil tertawa.

Tentu saja, usulan ini didasarkan pada premis bahwa monorel benar-benar jadi dibatalkan. Chaer menganggap bahwa dalam kondisi sekarang ini, kebijakan bisa saja berubah-ubah tergantung perkembangan situasi. Apabila ada situasi baru di mana monorel ternyata memang menguntungkan bagi para stakeholder yang terkait, bisa jadi proyek yang telah tertunda lama ini akan dilanjutkan hingga selesai.

“Yang namanya kebijakan, kalau sudah menyangkut politik pasti bisa berubah-ubah. Hari ini bilang A, besok B, tergantung mana yang lebih populer. Itu wajar dalam politik, tapi sebaiknya jangan sampai warga menjadi korban.” tukas Chaer.

Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan kepada media bahwa Gubernur Joko Widodo telah menyetujui pembatalan proyek monorel, dan akan mengajukan moda alternatif transportasi lainnya. (photo courtesy porosberita.com)

Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, mengatakan kepada media bahwa Gubernur Joko Widodo telah menyetujui pembatalan proyek monorel, dan akan mengajukan moda alternatif transportasi lainnya. (photo courtesy porosberita.com)

Proyek monorel Jakarta menghadapi banyak permasalahan sejak awal dimulainya tahun 2004 pada era Gubernur Sutiyoso. Kurangnya jaminan modal, carut-marutnya analisis pembangunan dan kerjasama, hingga konflik dengan pengembang mewarnai proyek yang sempat dihentikan di masa kepemimpinan Fauzi Bowo ini.

“Pak Jokowi setuju membatalkan proyek monorel. Kalau desainnya tidak masuk akal, monorel kita batalkan.” ujar Ahok – panggilan akrab Wagub Basuki – di Balaikota Jakarta, kemarin (23/7).

Saat Gubernur Jokowi – panggilan akrab Joko Widodo – menjabat, ia memulai kembali proyek monorel dan bersikukuh bahwa pembangunannya bisa diselesaikan. Sementara itu, sang wakil Ahok selalu memberikan kritik terkait proses pembangunannya yang tidak kunjung berjalan. Akhirnya, Jokowi dikabarkan oleh Ahok setuju untuk membatalkan proyek monorel.

Meski demikian, Ahok mengajukan untuk membangun Light Rail Transit (LTR) atau Kereta Api Ringan sebagai alternatif dari monorel. Belum diketahui lebih lanjut rincian dari usul tersebut, yang menurut Ahok sudah disampaikan kepada Jokowi. (Sha01)

===

 

DISCLAIMER

 

Iklan

Shaka

Other posts by

3 Responses

  • Indah

    on August 3, 2014, 07:29:43

    mending bongkar aja lah..buat apa itu ngalangin jalan aja dan merusak pemandangan kota jakarta ini..

    btw, uda ada yg buat account berkenalan.com – https://berkenalan.com ga ya?
    sepertinya asyik tuh, bisa buat kartu nama online dan tukar2 kartu nama dgn temen..jejaring sosial baru ya?

    Reply to Indah
  • Kellie

    on September 1, 2016, 11:52:17

    If you are interested in topic: how to make your paypal
    money available faster – you should read about Bucksflooder first

    Reply to Kellie


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS