Iklan
LATEST TWEET

Penulis Lagu Pemula Ciptakan Karya Khusus Untuk Dijiplak

July 02, 2014       Pemilu 2014, Pendidikan, Politik      
Menciptakan sebuah lagu. Maraknya kampanye yang menggunakan adaptasi dan perubahan lirik lagu-lagu pop menginsipirasi seorang penulis lagu pemula untuk menciptakan karya yang khusus dapat dijiplak semua orang. (photo courtesy musicguyonline.com)

Menciptakan sebuah lagu. Maraknya kampanye yang menggunakan adaptasi dan perubahan lirik lagu-lagu pop menginsipirasi seorang penulis lagu pemula untuk menciptakan karya yang khusus dapat dijiplak semua orang. (photo courtesy musicguyonline.com)

JAKARTA, POS RONDA – Maraknya penggunaan lagu-lagu populer untuk dijadikan bahan kampanye politik resmi maupun tidak resmi dari para kandidat presiden membuat seorang penulis lagu pemula membuat sebuah karya yang dikhususkan untuk dijiplak oleh para pendukung atau anggota tim sukses masing-masing calon presiden (capres).

Robby Pandiata, sang penulis lagu pemula, mengatakan idenya tersebut muncul saat melihat kampanye-kampanye politik di televisi dan situs video Youtube menggunakan lagu-lagu populer yang diubah liriknya menjadi dukungan kepada capres yang dimaksud.

Beberapa contoh diantaranya adalah adaptasi perubahan lirik lagu ‘We Will Rock You – Indonesia Bangkit’ yang digunakan oleh selebriti pendukung capres Prabowo Subianto, Ahmad Dhani, meski kemudian dianggap kontroversial dan menjiplak lagu dari band kenamaan Queen.

Dari sisi para pendukung capres Joko Widodo, juga terdapat hal serupa dengan adaptasi berupa perubahan lirik lagu soundtrack dari film Frozen, ‘Let it Go’, menjadi ‘Bapakku’ serta lagu dari Owl City berjudul ‘Good Time’ yang menjadi ‘Jokowi-JK Presiden Kita’.

“Dulu waktu Jokowi dan Ahok maju jadi gubernur, lagu dari One Direction juga diadaptasi jadi bahan kampanye. Bagi saya pribadi sih tidak masalah, toh juga tidak ada keuntungan material yang didapat dari adaptasi itu, jadi tidak melanggar hak royalti sama sekali. Intinya kan untuk mendukung secara fun dan kreatif sebagai bagian dari partisipasi politik masyarakat. “ ujar Robby dalam surat elektronik kepada POS RONDA.

Musik dan politik sejatinya tidak dapat dipisahkan. Melalui musik, pesan-pesan politik seringkali disampaikan oleh para musisi dan aktivis di seluruh dunia. Maka, penggunaan adaptasi dari sebuah lagu untuk kepentingan politik bukan hal yang tabu. (photo courtesy interamericanstudies.net)

Musik dan politik sejatinya tidak dapat dipisahkan. Melalui musik, pesan-pesan politik seringkali disampaikan oleh para musisi dan aktivis di seluruh dunia. Maka, penggunaan adaptasi dari sebuah lagu untuk kepentingan politik bukan hal yang tabu. (photo courtesy interamericanstudies.net)

Akan tetapi, menurut Robby, tetap saja akan ada pihak-pihak yang mempermasalahkan hal tersebut dan memelintir kata dari ‘adaptasi’ menjadi ‘menjiplak’. Bisa jadi ini disebabkan karena ketidaktahuan sebagian anggota masyarakat tentang perbedaan kedua kata tersebut, atau memang sengaja dipelintir oleh pihak lawan politik.

“Karena memang dipakai sebagai kampanye politik, ya sudah pasti bisa dipelintir menjadi isu politik. Oleh karena itu saya menciptakan lagu yang memang khusus untuk dijiplak. Saya beri judul ‘Terserah Kamu’. Karena ya terserah kalian mau diapain aja lagu ini.” papar Roby.

Dengan lagu ini, Robby berharap agar para pendukung tokoh-tokoh politik bisa berkreasi lebih bebas sehingga kampanye politik akan menjadi lebih semarak baik itu di tingkat nasional maupun provinsi, kabupaten, kota, bahkan hingga tingkat RT/RW sekalipun. Berikut ini lirik lengkap dari lagu ‘Terserah Kamu’ karya Robby:

 

Bagiku dia yang paling pantas

Soal tanggapanmu, terserah kamu

Bagiku dia yang paling cocok

Soal apa maumu, ya terserah kamu

 

Tahu apa kamu soal pilihanku itu

Toh saat kau tanya, kujawab namun tak kau hirau

Kuberi fakta kau hanya anggap itu dusta

Ya sudah, terserah kamu

 

Kutanya kenapa kau tak mau dia

Toh saat kau jawab, jawabmu hanya tak suka dia

Kuberi logika kau hanya ingin dengar dusta

Ya sudah, terserah kamu

 

Mau pilih dia atau yang lainnya, terserah kamu

Tapi jangan musuhi aku bila kau tak memilihnya

Jangan penuhi hidupku dengan bualanmu

Telah kukatakan sejak awal, terserah kamu

 

Untukku dia pasti pilihanku

Untukmu ya pilihlah pilihanmu

Kuakhiri dengan ucapan, terserah kamu

 

Sebagai pencipta lagu ini, Robby menantang para pendukung politisi untuk menjiplak dan mengadaptasi lagu ini dengan jiwa kreativitas setinggi mungkin. Uniknya, Robby hanya memberitahu lirik namun tidak menyertakan nada, melodi, dan aransemen musik dari lagu ‘Terserah Kamu’ tersebut.

“Aransemen musiknya sih ada di kepala saya. Kalau untuk kalian, ya terserah kepala masing-masin g, namanya juga ‘Terserah Kamu’. Silahkan buat aransemen musiknya sendiri sesuai kreativitas masing-masing, termasuk melodi dan nadanya. Selama enak didengar telinga sih saya rasa semua orang akan menerima dengan baik.” ujarnya.

Robby berharap agar lagu ini diadaptasi dan dimanfaatkan dengan baik sebagai kampanye positif agar menjaga suasana kampanye tetap kondusif. (Fld99)

 

====

 

DISCLAIMER

Iklan

Shaka

Other posts by


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS