Iklan
LATEST TWEET

Laporan Khusus: Capres Tunggal Digugat, Partai Golput Terancam Pecah!

April 23, 2014       Politik      
Partai Golput berada dalam kondisi yang kurang baik. Rivalitas internal partai antara Abdul Marangsang dan Tommy Chevario mengenai nama bakal capres dari diperkirakan akan memecah-belah partai.

Partai Golput berada dalam kondisi yang kurang baik. Rivalitas internal partai antara Abdul Marangsang dan Tommy Chevario mengenai nama bakal capres dari diperkirakan akan memecah-belah partai.

JAKARTA, POS RONDA – Meskipun rekapitulasi penghitungan suara resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) hampir sepenuhnya selesai tanpa mengikutsertakan keberadaan partainya, Ketua Umum Partai Golput Abdul Marangsang tetap menyatakan partainya menang pemilu legislatif, dan akan mengajukan gugatan kepada KPU melalui Mahkamah Konstitusi.

“Tentu saja kami gusar dengan dengan sikap KPU. Kami merasa dicurangi. Jelas-jelas kami menang dalam quick count. Saya akan gugat KPU ke MK. Saya yakin akan menang di sana.”

Abdul juga mengatakan bahwa Partai Golput akan tetap mengusung Gandalf sang Penyihir Putih sebagai calon presiden (capres) dari partainya.

Namun, rupanya pencalonan Gandalf sebagai capres tunggal menimbulkan protes dari pejabat Partai Golput yang lain. Tommy Chevario, Ketua DPD Partai Golput Jawa Timur terang-terangan mengatakan ragu untuk mengusung Gandalf. Menurut Tommy, meskipun diakui bahwa Gandalf memiliki banyak sekali pengalaman, ia dihantui oleh masa lalu yang tidak jelas dan meragukan.

Gandalf sang Penyihir Putih, kini tidak lagi menjadi capres tunggal Partai Golput. Kedudukannya goyah akibat naiknya nama calon-calon lain dari usulan internal partai. (photo courtesy factpile.wikia.com)

Gandalf sang Penyihir Putih, kini tidak lagi menjadi capres tunggal Partai Golput. Kedudukannya goyah akibat naiknya nama calon-calon lain dari usulan internal partai. (photo courtesy factpile.wikia.com)

“Pak Gandalf memang punya pengalaman. Tapi dia terlalu sering di luar negeri. Apa mampu dia memahami persoalan Indonesia? Jangan lupa bahwa Pak Gandalf ini dulunya ada di golongan abu-abu sebelum akhirnya menjadi putih. Saya rasa rekam jejaknya juga kurang baik. Dia suka berpergian diam-diam ketika rakyat kebingungan, lalu tiba-tiba kembali dengan membawa lelaki-lelaki kekar berkuda ketika krisis mencapai puncaknya.” ungkap Tommy. “Lalu bagaimana pula dengan posisi ibu negara nantinya? Setahu saya, Pak Gandalf ini dari dulu tidak pernah terdengar punya hubungan dengan siapa pun, laki-laki maupun perempuan.” tambahnya.

Oleh karena itu, Tommy menyatakan akan menolak pencalonan Gandalf, dan lebih memilih mengajukan Kelinci Putih dari Wonderland untuk dijadikan capres. Tommy menekankan kepada sosok Kelinci Putih yang populer, terutama di kalangan generasi muda. Pengajuan Kelinci Putih sebagai capres akan membuat Partai Golput memenangkan pemilu presiden dan benar-benar menguasai pemerintahan secara utuh baik di eksekutif maupun legislatif.

“Karena itu saya memilih untuk mencalonkan Kelinci Putih. Siapa anak muda yang tidak suka Wonderland? Dengan memberikan pilihan yang tepat untuk generasi muda, partai kami akan kuat posisinya, dan Indonesia akan lebih maju.” papar Tommy.

Sikap Tommy membuat Abdul berang. Dia menganggap Tommy menantang posisinya sebagai ketua umum dengan mencalonkan pihak lain sebagai capres. Abdul lantas mengatakan bahwa Kelinci Putih tidak memiliki visi misi sama sekali, tidak siap untuk maju sebagai capres, dan selalu terlambat dalam membuat keputusan.

Kelinci Putih dari Wonderland. Diajukan menjadi bakal capres oleh rival Abdul Marangsang, Tommy Chevario. Meski populer, Kelinci Putih dinilai tidak memiliki visi-misi dan pangajuan namanya dinilai terlalu tiba-tiba. (photo courtesy watchoutfor.com.au)

Kelinci Putih dari Wonderland. Diajukan menjadi bakal capres oleh rival Abdul Marangsang, Tommy Chevario. Meski populer, Kelinci Putih dinilai tidak memiliki visi-misi dan pengajuan namanya dinilai terlalu tiba-tiba. (photo courtesy watchoutfor.com.au)

Abdul dengan keras mengatakan, “Kelinci Putih? Bisa apa dia? Pak Gandalf memang punya kekurangan, tidak ada yang sempurna. Dari abu-abu menjadi putih itu namanya menegaskan posisi. Visi-misi dan program Pak Gandalf jelas: memerangi kejahatan! Kelinci Putih sama sekali tidak punya visi-misi atau program sama sekali. Dia hanya nama yang dilemparkan begitu saja tanpa persiapan. Ini upaya Tommy saja untuk menantang kewenangan saya.”

Namun, Tommy menyatakan bahwa banyak pengurus cabang Partai Golput yang memilih Kelinci Putih dibandingkan Gandalf. Rivalitas Abdul-Tommy ini seakan menunjukkan bahwa internal Partai Golput tidak solid.

Konflik internal Partai Golput dalam pengajuan capres tidak berhenti pada rivalitas Abdul-Tommy. Joni Marbaban yang menjabat sebagai wakil ketua Partai Golput, juga mengajukan calon yang lain yaitu Mr. Krabs. Bagi Joni, Mr. Krabs merupakan sosok yang tepat untuk mengamankan aset negara dari korupsi.

Mr. Krabs, nama lain yang diajukan untuk menjadi bakal capres. Diperkirakan programnya adalah pengetatan pengeluaran dalam APBN. Meski demikian, pengajuan namanya diperkirakan tidak akan disetujui oleh Partai Golput karena warna tubuhnya yang merah. (photo courtesy unanything.wikia.net)

Mr. Krabs, nama lain yang diajukan untuk menjadi bakal capres. Diperkirakan programnya adalah pengetatan pengeluaran dalam APBN. Meski demikian, pengajuan namanya diperkirakan tidak akan disetujui oleh Partai Golput karena warna tubuhnya yang merah. (photo courtesy unanything.wikia.net)

“Saya pribadi lebih mengedepankan Mr. Krabs untuk jadi capres partai kami. Program dan orientasinya jelas: uang dan keuntungan. Maka, jika beliau jadi presiden, APBN kita akan selalu surplus sebab beliau akan memperkecil pengeluaran negara seketat mungkin.” papar Joni. “Beliau juga tidak akan membiarkan orang lain memegang uang negara selain dirinya. Lebih efisien, lebih hemat, dan lebih ramping pemerintahan kita nantinya.” tambahnya.

Meski demikian, pencalonan Mr. Krabs diperkirakan akan mengalami jalan buntu dikarenakan warna tubuhnya yang merah, sementara konsensus Partai Golput menghendaki calon presiden yang memiliki warna dasar putih.

Munculnya nama Kelinci Putih dan Mr. Krabs semakin membuat posisi pencalonan Gandalf goyah. Demikian pula dengan Kelinci Putih, sebab konflik ini membuat para pejabat dan kader Partai Golput berani mencalonkan sosok-sosok lain yang cukup disegani untuk maju sebagai capres.

Beruang Kutub, nama bakal capres alternatif yang diajukan oleh salah satu sayap organisasi partai. Kaya dan populer di kalangan pecinta lingkungan, diperkirakan pencalonannya akan terbatas menjadi bakal calon wakil presiden. (photo courtesy polarbearsinternational.org)

Beruang Kutub, nama bakal capres alternatif yang diajukan oleh salah satu sayap organisasi partai. Kaya dan populer di kalangan pecinta lingkungan, diperkirakan pencalonannya akan terbatas menjadi bakal calon wakil presiden. (photo courtesy polarbearsinternational.org)

Organisasi sayap Partai Golput di bidang pelestarian lingkungan, Barisan Pejuang Hutan Putih (BPHP), mengajukan nama Beruang Kutub. Beruang Kutub dinilai mampu mengusung isu pemanasan global dan pelestarian lingkungan, dan dapat menarik suara dari organisasi-organisasi pelestarian lingkungan lain, serta masyarakat yang peduli terhadap masalah lingkungan.

Sosok Beruang Kutub yang menjadi ikon dari pelestarian lingkungan global diperkirakan juga akan mudah diterima oleh dunia internasional. Selain itu, Beruang Kutub memiliki aset pribadi besar berupa lahan yang luas di Kutub Utara, sehingga mampu menopang biaya kampanye dalam pilpres. Hanya saja, kini jumlah asetnya berkurang akibat pemanasan global.

 

Gandalf Sang Magneto?

Menanggapi serangan Abdul terhadap Kelinci Putih, Tommy kemudian mengatakan bahwa Gandalf memiliki masa lalu yang sangat kelam. Tommy lebih lanjut menuding bahwa Gandalf adalah orang yang sama dengan Magneto, sosok pemimpin kelompok Brotherhood of Mutants yang dikenal  sangat memusuhi manusia.

“Kamu tahu? Gandalf itu sebenarnya dulu penjahat perang. Dia itu Magneto, mutan yang benci manusia. Saya punya buktinya, tapi saya tidak mau ungkapkan sekarang.” ujar Tommy.

Tommy juga mengekspresikan ketakutannya apabila Gandalf menjadi capres, dan menganggapnya bagian dari konspirasi para mutan untuk menguasai Partai Golput, dan kemudian Indonesia.

“Dulu dia memimpin kelompok mutan untuk menghabisi manusia. Gagal, kemudian menghilang, dan kini kembali dengan nama Gandalf, dan ingin jadi capres? Saya tidak percaya. Ini pasti konspirasi para mutan untuk mengambil alih partai kami dan Indonesia. Sayangnya ketum kami, Abdul, sudah menjadi bagian dari mereka.” tegas Tommy.

Magneto, pemimpin kelompok mutan pembenci manusia. Sejak kegagalannya, ia menghilang. Tommy Chevario menuding Gandalf adalah orang yang sama dengan Magneto, meskipun belum ada bukti konkrit yang dapat dipertanggungjawabkan. (photo courtesy hemator.wordpress.com)

Magneto, pemimpin kelompok mutan pembenci manusia. Sejak kegagalannya, ia menghilang. Tommy Chevario menuding Gandalf adalah orang yang sama dengan Magneto, meskipun belum ada bukti konkrit yang dapat dipertanggungjawabkan. (photo courtesy hemator.wordpress.com)

Walaupun Tommy bersikeras bahwa Gandalf adalah Magneto, penelitian awal yang dilakukan oleh POS RONDA belum menemukan bukti konkrit yang menghubungkan antara keduanya. Tidak ditemukan pula logika korelasi di antaranya, mengingat Gandalf pernah memimpin pasukan manusia untuk melawan kejahatan. Apabila Gandalf adalah Magneto, apakah mungkin Gandalf mau memimpin pasukan manusia? Menanggapi pertanyaan ini, Tommy tidak mau menjawab apa pun. Namun bila tudingan ini benar adanya, maka pencalonan Gandalf akan benar-benar terancam.

Mengetahui tuduhan tersebut, Abdul balik menuding Tommy ingin menghancurkan Partai Golput dengan mengajukan capres yang perawakannya lebih mirip boneka dibandingkan manusia. Kelinci Putih, menurut Abdul, malahan sosok yang lebih misterius apabila dibandingkan Gandalf.

“Tommy memang biang kerok, agen asing yang ingin memecah-belah partai. Tuduhan dia itu hanya asumsi, tidak ada buktinya sama sekali. Wajahnya itu mirip boneka, bukan manusia. Apa mau kita dipimpin boneka? Bagi saya, malah Kelinci Putih yang misterius. Dia selama ini hanya ada di dunia mimpi. Wonderland. Berasal dari dalam lubang, tiba-tiba namanya naik untuk diajukan sebagai capres. Kalau kita bicara konspirasi, ya itulah konspirasinya!” pungkas Abdul.

Konflik di dalam tubuh Partai Golput ini diperkirakan akan menghambat usaha partai tersebut dalam menggugat KPU di Mahkamah Konstitusi. Lebih jauh lagi, seandainya gugatan tersebut dikabulkan, belum tentu para pejabat Partai Golput mampu menyatukan pandangan mereka hingga batas pendaftaran calon presiden untuk pilpres tahun ini. (Sha01/Nos/Jon1)

*Redaksi POS RONDA mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pembaca setia kami, Tomche, dan rekan-rekan dari Kaskus.co.id atas ide dan saran sehingga artikel ini dapat diterbitkan.

Iklan

posronda

Other posts by

no Respond

  • briya

    on May 21, 2014, 14:06:41

    Om, gandalf ma magneto/eric itu saudaraan. Kembar dari satu ibu lain bapa, tapi lahirnya bareng.
    Kalo kelinci putih meski putih dia asalnya dari golongan hitam, punya geng pakaian serba putih punya tujuan memperbudak wanita. Ciri kelompoknya punya logo foto siluet dirinya.
    Dari semuanya gw pilih mr. Crab pensiunan marinir, tegas disiplin dan satu lagi tidak akan korupsi

    Reply to briya
    • Mimbar L. Prayoga

      on May 22, 2014, 00:09:29

      jelas2 mr. crab warnanya merah. integritas dan konsistensi partai golput jelas akan jadi taruhan.

      moga2 hanuman (anoman) bisa segera menylesaikan misi penyelamatan shinta.
      biar ga pada ribut lg…

      Reply to Mimbar
  • Bryan Aldianz

    on May 27, 2014, 16:38:44

    Sebenarnya saya juga kurang setuju dengan semua calon yg diajukan. Baik Gandalf ataupun Kelinci Putih sama-sama terlalu lama di luar negri. Kiprahnya di NKRI sama sekali nol. Justru saya menuntut calon baru, yang jauh lebih putih, merakyat, dan terbukti. Dialah Bayclin pemutih. Terbukti, bukan hanya putih dan bersih, tapi juga memutihkan dan membersihkan. Selain itu, ia juga sudah terbukti akrab dengan semua lapisan rakyat, dari semua agama, suku, status sosial danlain-lain. Dialah yang paling cocok

    Reply to Bryan

FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS