Iklan
LATEST TWEET

Krisis Ukraina Memanas, Rusia Siapkan Divisi Zorya

April 22, 2014       Internasional, Politik      
Presiden Rusia Vladimir Putin saat konferensi pers di Kremlin, Moskow, hari Senin (21/4). Putin memerintahkan pendirian Divisi Zorya yang akan dikepalai oleh Natalia Poklonskaya. (photo courtesy ria.ru)

Presiden Rusia Vladimir Putin saat konferensi pers di Kremlin, Moskow, hari Senin (21/4). Putin memerintahkan pendirian Divisi Zorya yang akan dikepalai oleh Natalia Poklonskaya. (photo courtesy ria.ru)

 

JAKARTA, POS RONDA – Krisis di Ukraina semakin memanas semenjak wilayah Krimea resmi melepaskan diri dan bergabung dengan Rusia (17/3). Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) mengambil langkah untuk memberi sanksi ekonomi dan membekukan sebagian aset Rusia di luar negeri. Di wilayah Ukraina bagian timur sendiri, terjadi perselisihan di berbagai kota antara kelompok pro-Rusia dan pro-Ukraina. Dalam beberapa peristiwa, kontak senjata antara militer Ukraina dan Rusia terjadi dan telah menimbulkan sejumlah korban jiwa.

Dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kremlin, Moskow (21/4), Presiden Rusia Vladimir Putin merespon dengan memerintahkan angkatan darat Rusia untuk mempersiapkan divisi militer yang baru di Krimea, disebut Zorya. Presiden Putin kemudian dalam pernyataannya memerintahkan Menteri Pertahanan Sergey Shoygu dan Perdana Menteri (PM) Krimea Sergey Aksyonov untuk menempatkan Natalia Poklonskaya untuk menjadi pimpinan Divisi Zorya.

“Kondisi yang kurang kondusif di wilayah perbatasan memaksa Rusia untuk melakukan tindakan tegas. Dengan ini saya memerintahkan Menteri Sergey Shoygu dan Perdana Menteri Aksyonov untuk membentuk Divisi Zorya, yang akan dikepalai oleh Jaksa Agung Natalia Poklonskaya.” ujar Putin.

Natalia Poklonskaya, Jaksa Agung Krimea, akhirnya mengemban jabatan rangkap setelah ditunjuk untuk mengepalai Divisi Zorya. (photo courtesy knowyourmeme.com)

Natalia Poklonskaya, Jaksa Agung Krimea, akhirnya mengemban jabatan rangkap setelah ditunjuk untuk mengepalai Divisi Zorya. (photo courtesy knowyourmeme.com)

Keputusan Putin ini mengejutkan banyak pihak. Poklonskaya sendiri baru saja dilantik menjadi Jaksa Agung Krimea, dan kini akan diberi kewenangan untuk memimpin Divisi Zorya. Tidak adanya perintah untuk menyerahkan jabatannya sekarang akan membuat Poklonskaya mengemban jabatan rangkap di sektor yudikatif dan militer.

Pendirian Divisi Zorya sendiri juga diselimuti misteri. Tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai divisi tersebut, baik dari tugasnya secara detil maupun komposisi dan struktur di dalamnya. Dalam perintahnya tersebut, Putin hanya secara singkat berkata bahwa Divisi Zorya – yang namanya diambil dari nama dewi pelindung dalam mitologi slavik – akan digunakan untuk memberikan keuntungan moril dan taktikal kepada Rusia dalam urusan Krimea.

Pakar politik Rusia dan Balkan dari Maitland University, Savely Yuriev, mengatakan bahwa pendirian Zorya dan penempatan Poklonskaya sebenarnya merupakan usaha intelejen Rusia untuk mendapatkan dukungan dari dunia internasional.

Melalui surat elektronik kepada POS RONDA, Yuriev menjelaskan, “Divisi Zorya bukan merupakan pasukan khusus seperti Spetsnaz. Pembentukan ini lebih kepada usaha Rusia untuk mendapatkan dukungan internasional, jadi semacam divisi intelijen yang mandiri untuk diplomasi. Ini sebabnya Poklonskaya yang dijadikan sebagai kepala divisi.”

Dalam krisis Ukraina dan pendudukan Krimea, Rusia meperoleh kecaman oleh negara-negara barat seperti AS dan negara-negara UE. Bahkan banyak pihak yang mewaspadai kemungkinan terjadinya perang internasional yang terbuka di kawasan tersebut.

“Putin dan Rusia sendiri sadar bahwa sanksi dan embargo dari AS dan Eropa akan menghambat usaha mereka untuk menguasai Ukraina Timur. Selama ini mereka selalu dalam posisi yang dikecam oleh dunia internasional. Putin menempatkan kartu truf-nya, Poklonskaya, untuk membalikkan hal ini.” jelas Yuriev lebih lanjut.

Karikatur yang beredar di dunia maya, mengenai peran Poklonskaya dalam menghambat intervensi Amerika Serikat ke Krimea. (photo courtesy reddit.com)

Karikatur yang beredar di dunia maya, mengenai peran Poklonskaya dalam menghambat intervensi Amerika Serikat ke Krimea. (photo courtesy reddit.com)

Natalia Poklonskaya (33) secara mengejutkan ditunjuk oleh PM Aksyonov  menjadi Jaksa Agung Krimea pada tanggal 11 Maret 2014. Penunjukkan Poklonskaya terjadi setelah jaksa agung sebelumnya tetap menyatakan kesetiaannya pada Ukraina. Terdapat kemungkinan bahwa Poklonskaya sejak awal memang direncanakan untuk duduk di posisi tersebut. Entah memang direncanakan atau tidak, penunjukkan Poklonskaya secara terbuka telah menguatkan dukungan internasional kepada Rusia dan cukup membuat AS gentar.

Sikap tegasnya dalam konferensi pers perdana sebagai Jaksa Agung, ditambah dengan usia yang masih cukup muda dan paras cantik, Poklonskaya menjadi sensasi internet global dalam waktu yang sangat singkat.

“Penempatan Poklonskaya sebagai ‘wajah’ Krimea sebenarnya merupakan usaha Rusia dalam meningkatkan ‘soft power’-nya. Selama ini Rusia dipandang sebagai negara yang realis, mengedepankan real power, tapi sesungguhnya sejak beberapa tahun terakhir, Putin secara pelan-pelan mulai mencoba menyusupkan nilai dan ide ke generasi muda di seluruh dunia bahwa Rusia lebih baik dibandingkan AS dan UE.” Jelas Yuriev lebih lanjut.

Gambar rekaan mengenai Poklonskaya sebagai pemimpin Divisi Zorya. Gambar yang berasal dari Jepang ini dipublikasikan dengan cepat, hanya sehari setelah pengumuman dari Presiden Putin.

Gambar rekaan mengenai Poklonskaya sebagai pemimpin Divisi Zorya. Gambar yang berasal dari Jepang ini dipublikasikan dengan cepat, hanya sehari setelah pengumuman dari Presiden Putin. (photo courtesy knowyourmeme.com)

Di berbagai belahan dunia, muncul organisasi-organisasi pendukung Poklonskaya. Para anggota organisasi ini umumnya laki-laki dan sangat fanatik mendukung Poklonskaya. Profesi mereka pun beragam, mulai dari pekerja biasa, jurnalis, hingga peretas profesional. Beberapa organisasi secara resmi menyebutnya sebagai ‘Sang Ratu’.

Propaganda di media maya yang mendukung dan mengusung kelebihan Poklonskaya bermunculan dalam berbagai bentuk, dari yang sederhana seperti internet meme hingga makalah akademik yang dipublikasikan secara online.

Organisasi pendukung Poklonskaya tidak hanya bergerak di internet. Sehari setelah pernyataan disiapkannya Divisi Zorya oleh Presiden Putin, para pendukung Poklonskaya menyatakan bahwa mereka secara sukarela siap untuk pergi ke Krimea dan bergabung dengan divisi tersebut.

Fanatisme pendukung  yang siap untuk mengorbankan diri untuk Poklonskaya (photo courtesy knowyourmeme.com)

Fanatisme pendukung yang siap untuk mengorbankan diri untuk Poklonskaya (photo courtesy knowyourmeme.com)

Oswind Erlangga, ketua Natnatmania Indonesia, salah satu organisasi pendukung Poklonskaya yang berasal dari Indonesia, menyatakan bahwa organisasinya telah menyiapkan kontingen sukarelawan untuk bergabung dengan Divisi Zorya di Krimea.

“Kami siap mati demi Natalia, dan nggak takut. Kami siap pergi ke Krimea untuk bergabung dengan Zorya. Organisasi kami sudah berkoordinasi dengan kelompok lain dari Jepang, Afrika Selatan, Filipina, dan Thailand.” ujar Oswind.

Tidak diketahui apakah nantinya para pendukung Poklonskaya yang pergi ke Krimea akan diizinkan bergabung atau tidak dengan Divisi Zorya mengingat banyak di antara mereka bukan warga negara Rusia ataupun Krimea. Meski demikian, hal tersebut tidak menyurutkan semangat mereka.

“Tidak masalah. Asal kami bisa angkat senjata, kami bersedia jadi milisi. Semua ini untuk Natalia!” tambah Oswind. (Sha01)

Iklan

posronda

Other posts by

no Respond

  • Yos

    on May 3, 2014, 19:12:16

    Lawan Divisi Gaynya Ukraina ya?

    Reply to Yos
    • Redaksi POS RONDA

      on May 4, 2014, 00:38:39

      Saudara Yos yang budiman, redaksi POS RONDA hingga saat ini masih mencari tahu mengenai sepak terjang Divisi Zorya yang dipimpin oleh Natalya Poklonskaya. Dari informasi terakhir yang diketahui, meskipun masih simpang-siur, Divisi Zorya lebih banyak bergerak di dunia maya dan diplomatik. Masih belum diketahui apakah Divisi Gay dari Ukraina menjadi lawan dari Divisi Zorya.

      Redaksi POS RONDA berharap Saudara Yos yang budiman bersabar, karena saat ini redaksi sedang mengupayakan wawancara eksklusif dengan Jaksa Agung Poklonskaya untuk membahas kegiatan Divisi Zorya dan tentunya, popularitas pribadinya.

      Nantikan saja artikel wawancara tersebut. Redaksi POS RONDA mengucapkan terima kasih atas perhatian anda.

      Salam satir.

      Reply to Redaksi
  • heathdominic

    on May 13, 2014, 01:25:21

    Ya ampun gobloknya minta ampun, itu kan tulisan aslinya “Behead those who insult Islam”. Itu cuma joke aja diedit jadi “Natalia”.

    Reply to heathdominic
  • heathdominic

    on May 13, 2014, 01:51:36

    Oh ini satir ya, sorry kalo begitu.

    Reply to heathdominic


FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS