Iklan
LATEST TWEET

Pengembang Piranti Lunak Siapkan Program untuk Memilih Bakal Cawapres

April 01, 2014       Uncategorized      

JAKARTA, POS RONDA – Menjelang Hari-H jadwal pelaksanaan Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April 2014, perusahaan pengembang piranti lunak asal Indonesia, Randomindo Softechnologies, menggelar jumpa pers mengenai rencana merilis program komputer terbaru produksinya, RunningMate. Piranti lunak ini akan ditawarkan kepada partai-partai politik di Indonesia, untuk mempermudah para pengurus partai dalam memilih calon wakil presiden untuk dipasangkan dengan calon presiden yang sudah ditetapkan oleh masing-masing partai.

“RunningMate adalah software terbaru kami, untuk memudahkan parpol-parpol memilih cawapres, menemani capres yang sudah ada.” ujar Harun Singh, Direktur Pemasaran Randomindo.  Menurut Singh, banyaknya spekulasi nama calon wakil presiden menyulitkan para pejabat partai politik untuk memilih pasangan calon bagi capres utamanya. Ini terjadi karena banyak partai yang diperkirakan tidak akan mencapai suara mayoritas lebih dari 25 persen di DPR.

Seperti yang telah disyaratkan dalam Undang-undang Nomor 42 tahun 2008, pengajuan calon presiden dan wakil presiden baru dapat dilakukan apabila partai politik atau gabungan partai politik memperoleh 20 persen kursi di DPR atau 25 persen perolehan suara nasional. Undang-undang ini pernah diajukan untuk uji materi oleh Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra, namun ditolak oleh Mahkamah Konstitusi pada tanggal 21 Maret 2014.

Mengingat banyaknya jumlah partai politik dan perkiraan meningkatnya jumlah calon pemilih golput, diperkirakan sangat sulit bagi partai untuk dapat meraih jumlah suara signifikan tanpa mengusung koalisi.

“Probabilitas koalisi antara parpol yang satu dengan yang lain itu rumit sekali, apalagi untuk memilih pasangan calon. Perlu ada lobi politik, survei, bargaining, pokoknya rumit.” lanjut Singh. “Dengan menggunakan RunningMate, tinggal masukkan nama-nama calon yang dispekulasikan, lalu engine software kita akan menghitung sendiri secara otomatis. Nama yang keluar, itulah yang sebaiknya jadi cawapres.”

Singh lebih lanjut menyatakan bahwa RunningMate akan memberikan efisiensi anggaran bagi partai-partai politik. Proses negosiasi dan survei yang mahal tidak perlu dilakukan, karena cukup dikalkulasi secara otomatis dengan menggunakan komputer. Kunci logaritma perhitungan yang ada dalam program merupakan hasil inovasi dari para ahli dan pengembang piranti di Randomindo, dan akan dirahasiakan dengan ketat.

Menanggapi adanya teknologi baru ini, para pengurus partai di Indonesia memiliki pendapat beragam. Seorang pejabat senior partai politik yang namanya tidak ingin dipublikasikan mengaku bahwa program ini terlalu rumit. “Nggak tahu itu. Malah bikin pusing kepala saya nanti. Saya nggak mengerti komputer.”

Sementara itu, fungsionaris partai yang berusia lebih muda menyambut positif. “Ini berita bagus. Artinya uang partai bisa dihemat untuk keperluan yang lain, (misalnya) untuk konsolidasi dengan konstituen.” ujarnya sambil tersenyum.

Pihak Randomindo sendiri optimis bahwa produk terbarunya ini akan laris di pasaran. RunningMate akan dirilis pada tanggal 10 April 2014, sehari setelah pelaksanaan Pemilu Legislatif. Singh juga menambahkan bahwa ke depannya, RunningMate akan disempurnakan dengan versi konten lokal untuk keperluan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang akan dirilis dalam bentuk downloadable content. (sha01)

Iklan

posronda

Other posts by

FOLLOW US

ARTIKEL LAWAS